gravatar

8 Titik Hostpot Terpantau di Rohil

BAGANSIAPIAPI,MR
Badan Pengendalian dampak Lingkungan daerah (Bapedalda ) Rokan Hilir melalui satelit selasa lalu kembali terpantau titik api sebanyak 8 titik,atau meningkat dari hari sebelumnya hanya 3 titik.Dari hal ini Bapedalda mengingatkan pada wilayah kecamatan yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk tidak henti-hentinya untuk sama-sama menjaga,kemudian mengharapkan turunya hujan.
“Ini musim kemarau,semuanya haru menjaga agar tidak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan sehingga menimbulkan asap,”kata Sekretaris Tim Satlakdalkarhutla Rohil yang juga Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Rohil Drs H Surya Arfan MSi melalui sekretarisnya H jasrianto saat diminta penjelasannya.
Dengan tegas dikatakan bahwa Bapedalda akan menindak tegas oknum pelaku yang telah dengan sengaja membakar hutan dan lahan.Sebab sejauh ini kita telah berupaya mengarahkan pihak kecamatanan hingga di pedesaan untuk melakukan pencegahan maupun pemadaman di lokasi titik api.Kita sudah arahkan seluruh aparat dan masyarakat di tingkat desa hingga kecamatan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, pemadaman dan termasuk memberikan wewenang untuk melakukan penindakan terhadap oknum yang ketahuan dengan sengaja membakar guna di serahkan ke aparat hukum sebelum dari tingkat kabupaten sendiri turun ke lokasi,” ujarnya.
Jasrianto memaparkan temuan titik api pada hari selasa (14/6) lalu terjadi di Kecamatan Kubu sebanyak 1 titik lokasinya di rantau Panjang Kiri,kemudian di Desa balam sempurna kecamatan Bagansinembah 1 titik.satu titik lagi ditemukan di Kecamatan Rimba Melintang tepatnya di desa langgadai Hulu.
Dikecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan sebanyak 2 titik yakni di desa melayu Besar dan Ujung Tanjung.kemudian di Desa Rantau Bais kecamatan Tanah Putih sebnayak 1 titik.terakhi di kecamatan Pujud sebanyak 2 titik lokasinya berada di Desa Tanjung Medanb dan Desa Putat,”ujar H Jasrianto.
Kondisi cuaca ektrim yang terjadi saat ini di nilai sangat rawan terjadinya karhutla.
Para camat yang memimpin daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di himbau untuk tetap waspada.Sebab jika para camat dan lurah/penghulu tidak segera menghimbau masyarakatnya sejak dini, dikhawatirkan karhutla yang terjadi beberapa waktu lalu akan kembali melanda dan meluas,”katanya mengakhiri (Can)

Artikel Terkait by Categories



Widget by Uda3's Blog
Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget