Tampilkan postingan dengan label MERANTI. Tampilkan semua postingan

gravatar

Ajis : Saya Difitnah dan Dikuliti Lawan Politik

Selatpanjang – MR
Ajis Ariska salah seorang Anggota komisi 3 DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Dari partai Bintang Reformasi (PBR) daerah pemilihan rangsang barat saat ini tengah di recall partainya agar lengser dari kedudukanya sebagai pengurus partai maupun anggota dewan mewakili partainya, Hanya saja alas an yang di tuduhkan kepadanya di rasakan sangat tidak adil karena tuduhan itu tidak beralasan dan berbau fitnah atas persoalan itu pihaknya merasa telah dikuliti hidup-hidup oleh lawan politiknya, Yaitu mereka-mereka yang menghendaki dirinya di buang dari anggota partai yang ia besarkan hingga mendudukan dirinya sebagai wakil rakta di keeanggotaan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Semua alasan yang dituduhkankan untuk melengserkan saya baik lengser dari anggota partai maupun dari anggota DPRD kabupaten kepulauan meranti semuanya adalah rekayasa besar.Dimana mereka para lawan politik saya memiliki niat jahat dengan menyampaikan laporan asal-asalan guna membohongi Ketua Partai saya dari tingkat ketua PAC, DPC, DPW dan DPP. Semuanya laporan yang mereka sampaikan tentang diri saya adalah sebuah rekayasa tingkat tinggi. sehingga atas sikap mereka yang telah merugikan saya, Selaku pihak yang merasa di rugikan memaksa saya harus mengajukan gugatan ke pengadilan negeri bengkalis. Adapun nomor surat gugatan yang saya ajukan adalah nomor 04pdt06/2011,” Terang Ajis,anggota dewan yang di anggap paling vocal dalam menyuarakan aspirasi masyarakat meranti di bandingkan anggota lainya ketika menjawab pertanyaan sejumlah wartawan di Selatpanjang, Rabu (15/6).
Ditegaskan Ajis,Semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya itu tidak bisa diterima oleh akal. Karena tidak adil dan tidak melanggar hokum maupun tidak adanya pelanggaran aturan partai, hanya laporan atau fitnah itu bertujuan untuk membuat dirinya diberhentikan dari partai dan keanggotaan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Mereka menuduh saya melanggar instruksi Partai karena saat Pemilukada 2010 lalu mendukung calon Bupati Said Hasyim dan M tofiqurragman, Di samping itu juga saya di laporkan telah melakukan tindakan asusila. Untuk itu perlu saya jelaskan bahwa soal dukungan kepada pasangan calon Bupati Said Hasyim, Sama sekali idak saya lakukan. Karena saya selau anggota partai bintang reformasi dan memegang teguh komitmen hasil Muscab PBR yang di laksanakan pada tanggal 27 Januari 2010.Dimana muscab yang diikuti oleh 4 PAC PBR itu menghasilkan keputusan juga merekomendasikan pemilukada bupati dan wakil bupati 2010 kita partai PBR mendukung Amyurlis alias Ucok untuk menjadi Bupati yang merupakan kader partai sendiri,” ungkapnya.
Yang perlu di pertanyakan oleh Ajis, Anehnya dengan kondisi Amyurlis sebagai calon Bupati yang saat itu tidak didukung oleh partainya sendiri, justeru saat ini tidak di-recall oleh Partai Bintang Reformasi dari keanggotaan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. “Termasuk Ardiansyah yang hingga saat ini tetap ngotot untuk menggantikan saya sebagai anggota dewan, dia waktu itu juga Ardiansyah ikut kampanye untuk Amyurlis, dengan harapan kalau ucok menang dia naik menjadi anggota dewan,” sebut Ajis.
Menurutnya, bahwa hasil Muscab itu adalah hasil keputusan tertinggi dalam partai tersebut. Sedangkan mengenai 4 PAC PBR yang telah memberikan rekomendasi pemecatannya kepada Plt DPC, ternyata karena telah dijebak oleh pihak tertentu untuk menanda-tangani rekomendasi itu, tanpa melakukan mekanisme yang telah menjadi ketetapan partai.
“Dalam rekomendasi itu hanya ada tanda-tangan Ketua, Sekretaris dan stempel PAC, tanpa adanya rapat dilingkungan pengurus PAC. Hal ini terbukti, sewaktu tim saya mendatangi mereka, diketahui bahwa terbitnya rekomendasi itu tanpa prosedur partai, hingga mereka akhirnya menerbitkan surat lanjutan untuk menarik dan membatalkan rekomendasi yang sudah terlanjur sampai ke DPP PBR tersebut,” jelas Ajis.
Mengenai rekomendasi dari DPC PBR Kepulauan Meranti, lanjutnya, bukanlah rekomendasi yang kuat, karena DPC PBR yang mengeluarkan itu masih berstatus Pelaksana tugas (Plt) dan bukan DPC Defenitif. “Mengenai isu yang mencemarkan nama baik saya ditengah-tengah publik, saya nyatakan bahwa semua isu itu tidak benar. Itu hanya sengaja diciptakan oleh lawan politik saya untuk menghilangkan simpatik masyarakat kepada saya. Semua ini saya kembalikan kepada Allah SWT, dan selanjutnya kasus fitnah ini akan saya laporkan ke Polres Bengkalis,” tutup Ajis. (Defriyanto)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

RSUD Meranti Gandeng FK-UGM Tingkatkan Pelayanan

Selatpanjang – MR
Untuk meningkatkan jumlah tenaga medis, pihak RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini sedang menjajaki proses kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK-UGM) Yokyakarta. Kerjasama itu merupakan tindak-lanjut dari MoU Pemkab dengan UGM pada bulan Mei 2011 lalu.
Dr H Misri Hasanto Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Saat ditemui diruang kerjanya kepada media riau Rabu (15/6) mengatakan, saat ini kita dari RSUD meranti sedang merancang rincian draft tentang kerjasama dengan fakultas kedokteran universitas gajahmada (FK-UGM) jogjakarta,Dalam kesepakatan kerja sama itu akan mencakup berbagai bidang seperti kerjasama dibidang sarana Pendidikan Medis, nantinya kita akan memfasilitasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM guna melakukan praktek profesi di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, sementara itu RSUD akan mendapatkan keuntungan ilmu dari para tenaga medis yang melakukan praktik maupun mendapat dukungan tambahan tenaga medis dari mereka,Untuk meningkatkan mutu dan kualitas serta volume pelayanan terhadap pasien (masyarakat) Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dikatakan Misri,Selanjutnya juga akan dikembangkan untuk program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), dimana Dokter Chief Senior yang sedang mengambil program spesialis tersebut, kedepannya dapat melakukan pengabdian di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Sedangkan untuk dokter umum, kita akan kembangkan program magang dokter sesuai dengan program Kementerian Kesehatan RI, dimana setiap dokter yang baru tamat kuliah wajib melakukan magang kerja selama satu tahun penuh di rumah sakit yang ditunjuk,” ujarnya.
Upaya-upaya lain yang sedang dikembangkan saat ini untuk mendapatkan dokter spesialis, lanjut dr Misri, adalah dengan melakukan kontrak langsung dengan dokter yang bersangkutan. Dimana saat ini RSUD Kepulauan Meranti telah mempunyai dua orang dokter spesialis kontrak, yaitu dokter spesialis anak dan dokter spesialis bedah.
“Program lain adalah dengan meminta bantuan kepada Kementerian Kesehatan RI untuk menempatkan sebanyak 15 dokter spesialis dasar dan dokter spesialis penunjang. Sehingga pada tahun 2015 akan datang, RSUD Kepulauan Meranti telah mendapat kelas B pendidikan. Hal ini seiring dengan didirikannya Universitas Kepulauan Meranti oleh Yayasan Meranti Bangkit, karena salah satu Fakultas pada Universitas tersebut adalah Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat, yang digagas oleh Prof Dr Yohannas Oemar,” sebut Misri.
Ditambahkannya, program pengadaan dokter spesialis secara permanen, dilakukan dengan cara pemberian beasiswa kepada dokter umum yang berprestasi untuk mengambil program spesialis, dimana dapat dibiayai melalui APBD Kabupaten Kepulauan Meranti dan APBN di Kemenkes RI.
(defriyanto)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

“Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Masih Rendah”

Meranti, MR
Masyarakat dianjurkan hidup bersih dimulai dari diri sendiri, rumah tangga sampai kelingkungan, bahkan wilayah. Dalam menjaga kebersihan khususnya di wilayah kota selatpanjang kita tidak perlu mencari siapa yang akan dikambing hitam, bahkan bupati kabupaten kepulauan meranti Drs. Irwan Msi pernah menyampaikan beberapa waktu lalu.
“Untuk melihat seseorang itu hidup bersih tidak cukup dari penampilannya,rumah maupun pekarangannya tapi coba kita lihat apa toilet juga bersih!.,untuk mengetahui bersihnya seseorang coba dilihat pada toiletnya, apa bila toilet tidak bersih, walaupun rumah dan pekarangannya bersih tapi apa bila toiletnya tidak bersih maka orang tersebut belum bisa dibilang hidup dalam kategori bersih”ungkap bupati pada saat itu.
Terkait dengan adanya pemberitaan disalah satu media lokal pada edisi 15 tahun II yang berjudul,Dinas Kebersihan Tutup mata “Drainase Jadi Taman Rumput” sehingga apa bila hujan turun sering terjadi banjir, itu memang benar. Namun demikin perlu saya luruskan agar publik yang mengkomsumsi pemberitaan tidak salah mengartikan terkait dengan pemberitaan disalah satu media beberapa waktu lalu,” ungkap kepala Dinas Pasar Pertamanan dan Kebersihan kabupaten kepulauan Meranti Jonizar SH.Msi.saat dikonfirmasikan selasa (14/6) diruangan kerjanya.
Dikatakan Jonizar lagi, disini perlu saya jelaskan wilayah kerja dinas pasar,Pertaman dan kebersihan kabupaten kepulauan Meranti diwilayah kota selatpanjang tahun angaran 2011 yakni, Sebelah selatan sampai kejalan Banglas ujung tepatnya jalan mahmud, Sebelah barat Jalan Imam Bonjol,Untuk sebelah Timur Jalan Pembagunan III, sedang sebelah utara jalan Tebing Tinggi sampai jalan Ahmat yani.
Jadi itulah wilayah kerja dispas tahun anggaran 2011 ini, Sedang jalan Utama seperti yang diberitakan oleh salah satu media tersebut itu sebenar diluar wilayah kerjanya kita,soal penangan permasahan kebersihan dan sampah tidak menjadi tanggung jawab pemerintah.
Namun sebelumnya perlu kerjasama dan peran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing masing,Merubah Prilaku masyarakat agar dapat membuang sampah di tempat penampungan Sementara (TPS)yang telah disediakan oleh petugas kebersihan dikabupaten kepulauan Meranti. Namun demikian kritik dan saran dari masyarakat tersebut tetap kita terima sebagai masukan untuk kita berbenah diri.” ungkapnya.
Jonizar juga Menjelaskan jumlah personel petugas kebersihan lapangan tahun anggaran 2011 Dinas Pasar, Pertamanan dan kebersihan kabupaten kepulauan meranti hanya Memiliki 160 orang Pekerja Harian Lepas (PHL) terdiri dari beberapa bidang tugas yakni, Petugas Kebersihan lapangan, Kebersihan Taman, Petugas Pembersiha selokan, Petugas pengangkut sampah serta Petugas Pembabat Rumput dan secara keseluruhan kita masih kekurangan tenaga,” ujarnya.
Ditambahkannya lagi, Untuk anggaran tahun 2012 kita dari Dinas pasar,petamanan dan Kebersihan kabupaten rencananya akan memperluas wilayah kerjanya,untuk sebelah barat rencana akan diperluas sampai kejalan alahair,sebelah timur sampai kejalan utama dan jalan dorak ujung,sedang sebelah selatan dan utara tetap seperti biasanya,” ujarnya.
Dengan dipeluasnya wilayah kerja kita pada tahun 2012 tentunya perlu didukung dengan penambahan jumlah personel Pekerja Harian Lepas (PHL),untuk itu kita juga telah mengajukan penambahan untuk Pekerja Harian Lepas (PHL)sebanyak 40 orang.
Selain itu juga dibutuhkan penambahan peralatan dan armada.”terang Jonizar. Jelasnya lagi, terkait dengan penimbunan sampah dijalan nelayan seperti yang diberitakan tersebut,itu bertujuan untuk melakukan penimbunan karena turap ditempat tersebut sudah mau ambruk jadi kita tibun agar turap itu bisa bertahan,dan sampah yang kita tibun ditempat tersebut adalah sampah yang larut dengan tanah artinya bisa meninggikan tanah ditempat itu,sedangkan sampah jenis lain seperti plastik kaleng dan sebagai itu tetap kita buang di TPA’yang sudah ditentu seperti gogok”terang jonizar.
Ditempat terpisah Koordinator Forum Peduli Masyarakat Meranti Zaini M terkait dengan Pemberitaan disalah satu Media tentang kebersihan diwilayah selatpanjang membenarkan bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih masih rendah khususnya masyarakat diKecamatan Tebing Tinggi ini,Namun demikiaan seharusnya kita tidak perlu mengambing hitamkan /mencari salahnya orang lain termasuk dinas kebesihan di kabupaten kepulauan Meranti Karena Menciptakan Kebesihan dikota selatpanjang ini mustinya ditanamkan dan tumbuh kesadaran betapa pentingnya hidup bersih dari diri kita masing masing,selain itu kita juga harus mengetahu batas wilayah kerja dinas terkait,misal seperti jalan utama seperti yang di tulis disalah satu media itu sepengetahuan saya itu diluar batas wilayah kerjanya dinas kebersihan kaupaten kepulauan Meranti, ujarnya.
Namun demikian,pada dasar pemberiaan itu tujuan sangat baik hanya saja tidak ada melakukan cek atau konfermasi terlibih dahulu sehingga ada terkesan ada unsur memojokan pihak dinas,”terang Zaini. “Harapnya” saya sangat berharap kepada seluruh eleman masyarakat khususnya di Kecamatan Tebinggi Tinggi untuk bersama menciptakan dan mewujudkan selatpanjang bersih bebas sampah.
Untuk mewujudkan selatpanjang bersih/bebas sampah tentunya harus di mulai dari diri sendiri,karena untuk mewujud selatpanjang bersih itu tidak akan mampu kalau hanya kita tekan hanya kepada dinas kebesrsihan saja,jika tidak didukung dengan kesadaran masyarakat pentingtingnya hidup bersih,dan saya juga berharap agar kebersihan dapat diperdakan kalau memang belum,kalau memang sudah sosialisasikanlah secepatnya kepada masyarakat,” ungkapnya.
Zaini juga mengatakan sangat ironis jika Drainase/selokan dihadapan pekarangan rumah kita yang jelas diluar wilayah kerja dinas terkait,harus menunggu dinas untuk membersihkannya, mumpung kalau dihadapan halaman kita itu termasuk dalam wilayah kerja dinas terkait ,jika tidak, maka kita sendirilah yang akan menanggung dampaknya,misalnya bau busuk, banjir karena air tidak mengalir sementara itu bukan wilayah kerjanya dinas kebersihan,dampaknya kita sendiri yang akan menerimanya.” jelasnya. Ditambahkanya lagi,berapa banyakpun petugas kebesihan yang ditugas untuk kebersihan selatpanjang ini tampa didukung dengan kesadaran masyarakat, semua ini tidak akan berarti apa apa. Sore dibersikan, malamnya/paginya masyarakat buang lagi sampah tidak pada tempatnya, Membuang dengan sesuka hati tampa memperdulikan dampak dan akibatnya sehingga menganggu kenyaman orang lain,pagi selokan dibersihkan Siang, Sore maupun malamnya,masyarakat kebamli membuang sampah dan sebagainya di selokan tesebut, kemudian mengluh karena banjir, air tidak mengalir. Seharusnya, kita sadar siapa sih yang menjadi penyebabnya air itu tidak jalan/mengalir,Papar zaini.(Sw/def/zul)
Baca selengkapnya Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget