Tampilkan postingan dengan label PEKANBARU. Tampilkan semua postingan

gravatar

Dewan Bingung Tentukan Sikap, Riau Air Ditutup..?

Pekanbaru, MR
Dewan mengakui berdilema dalam menentukan sikap terhadap keberadaan PT RA (Riau Air) saat ini terutama menyangkut masalah ditutup atau tetap dipertahankan beroperasi.
Kalau ditutup, sudah banyak tenaga, pikiran bahkan anggaran yang dihabiskan. Sementara kalau dipertahankan, kondisinya sudah "cukup parah", yang memerlukan konsentrasi tinggi dalam menyelamatkan karena terbelit hutang dan belakangan "pelarangan terbang" yang diikuti pengunduran diri beberapa Direksi.
"Kalau dilihat dari lama operasinya dan anggaran yang dihabiskan, kita berpendapat tidak layak lagi untuk dipertahankan. Tapi kita juga ingin bagaimana dana yang sudah dihabiskan untuk kembali apalagi ini menyangkut marwah karena membawa nama daerah. Jadi ingin tetap dipertahankan,".
Jelas Zulkarnain Nurdin, SH, MH Anggota Komisi A, DPRD Riau Kamis (16/6) pada wartawan ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya seputar keberadaan dari salah satu BUMD tersebut.
Lebih jauh dikatakan juga, namun demikian kesemuanya itu tergantung dari Pemerintah Provinsi Riau selaku Pemegang Saham terbesar atau Pemilik. Terutama kalau memang dipertahankan, harus punya "kajian yang dalam" untuk menyakinkan dan analisa ekonomi yang mengatakan bisa untuk berkembang. Kalau hal ini tidak, maka tidak akan ada lagi suntikan dana dan tutup.
"Ini ibarat seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dengan kondisi yang nakal ditambah prestasi yang anjlok. Tentu seorang Bapak mengingatkan apakah mau berubah atau tidak yang diikuti dengan tindakan-tindakan yang mengarah ke yang lebih baik. Tapi kalau tidak, lebih baik dikeluarkan atau berhenti saja sekolah, karena akan buang-buang uang dan waktu," terangnya lagi dengan memberikan perumpamaan kasus.
Untuk itu dikatakan lagi oleh Anggota Dewan dari Fraksi Gabungan ini, dalam menentukan sikap nantinya, Pemproc betul-betul memberikan kajian yang "layak". Jadi perlu kajian yang mendalam dan berimbang mengenai kondisi riil yaang terjadi," katanya lagi dan mengakui lupa berapa anggaran yang telah disedot PT RAL dan menyebutkan untuk 2011 dianggarkan Rp15M. (MR14)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pemko Siapkan Panitia Peresmian 4 Kantor

PEKANBARU,MR
Saat ini pemerintah kota pekanbaru sudah menyiapkan panitia pelaksana peresmian 4 kantor intansi di lingkungan pekanbaru, yang akan di gelar pada tanggal 22 juni 20111 mendatang . Adapun ke empat kantor yang akan diresmikan langsung oleh walikota Pekanbaru Herman Abdullah tersebut adalah yakni kantor Dispenda kota Pekanbaru, kantor Dinas Koperasi, kantor Dinas sosial dan kantor Dinas perindustrian dan perdagangan .
"Kami sudah menggelar rapat persiapan untuk pembentukan panitia pelaksanaan peresmian ke empat kantor tersebut, rencananya akan di resmikan langsung oleh walikota pekanbaru Herman Abdullah pada tanggal 22 juni," ungkap Humas pemko pekanbaru Hermanto, belum lama ini.
Menurutnya dalam peresmian kantor tersebut, panitia akan mengundang 1000 undangan yang berasal dari kalangan, instansi, tokoh masyarakat, dan Uspida lainnya.
"Bentuk acara yang digelar selaras dengan megahnya gedung yang terletak di jalan Teratai," terangnya.
Menurutnya saat ini kondisi fisik kantor sudah 100 persen siap dan keberadaan kantor tersebut sudah di tempati oleh beberapa instansi terkait.
"Baik mebel maupun segala fasilitas penunjang, termasuk listrik sudah lengkap dan siap digunakan," tambahnya. (Mr24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Herman Tinggalkan PR Bagi Wako Baru

Pekanbaru, MR
Meski terbilang sukses selama kepemimpinannya yang sudah 3 periode, walikota pekanbaru Herman Abdullah masih meninggalkan Pekerjaan rumah (PR) pembangunan bagi walikota terpilih periode 2012-2016.
"Memang masih ada beberapa hal yang perlu dilanjutkan untuk pembangunan kota di pekanbaru, kedepan jika mereka memang mau," ungkap Herman Abdullah Kamis, 16/6.
Herman mencontohkan seperti kawasan sungai siak, pembangunan turapnya saat ini belum tuntas. Kedepan diharapkan pembangunannya harus di tuntaskan, meski diakui pembangunan fisiknya adalah kewajiban APBD provinsi.
"Diakui anggarannya masuk APBD Provinsi, akan tetapi untuk ganti rugi lahan masih tanggung jawab pemerintah kota pekanbaru. Setidaknya turab di selesaikan , apalagi jembatan siak III dan IV siap digunakan," terangnya.
Hal lain yang juga masih butuh kelanjutan pembangunan adalah pembangunan Danau Wisata Bandar Khayangan Lembah Sari (BKLS).Terutama pembangunan akses jalan menuju objek wisata ini.
" Karena dengan lancarnya akses jalan ke objek wisata ini akan membuat investor tertarik membangun venus-venus dan tempat bermain di lokasi ini, jika tiap tahun ada 1 investor yang membangun, maka dalam tiga tahun sudah ada berapa," terangnya.
selain itu terkait Terminal kargo ia juga berkomentar, meski kini masih ada polemik tentang mekanisme pembangunannya dimana ada dualisme dalam penentuan siapa yang boleh membangun terminal ini.
"Meski demikian jika memaksa APBD kota juga bisa di anggarkan untuk pembangunananya," tegasnya.
selain itu tambahnya ada juga pembangunan yang masih butuh dukungan yakni pembangunan beberapa pasar tradisional seperti Cikpuan dan Palapa.
Terkait penanganan banjir di kota pekanbaru menurutnya sejauh ini sudah ada master plannya, seperti sebelah Selatan sudah ada di bangun waduk , tinggal lagi sebelah Utara tepatnya seputar jalan sokarno Hatta, akan di bangun parit besar.(Mr24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Warga Eka Tunggal Keluhkan Lampu Jalan dan Kondisi Jalan

Pekanbaru,Mr
Hampir seluruh warga yang tinggal di jalan Eka tunggal kelurahan Sidomulyo barat mengeluhakan lampu jalan yang tidak hidup saat malam hari hingga membuat jalan menjadi gelap gulita, selain itu akses jalan disepanjang jalan tersebut sangat buruk hingga rawan menyebabkan terjadinya kejahatan dan tempat mesum disepanjang jalan tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga yang tinggal dijalan eka Tunggal, Ros kepada MR mengatakan, jalan eka tunggal merupakan jalan akses menuju perumahan warga, Ros mengaku dirinya setiap hari melewati jalan tersebut terutama dimalam hari. Disepanjang jalan yang dilewati gelap sekali dan jalan aksesnya pun rusak sehingga rawan terjadi kejahatan.
''Setiap malan saya melewati jalan tersebut selalu merinding dan merasa ketakutan karena jalan sangat gelap ditambah jalannya rusak dan banyak lobangnya. memang banyak warga melintas disana, tapi kalau malam tidak ada lampu dan saya takut dirampok ditengah gelap tersebut,'' ujarnya saat ditemui dirumahnya, Kamis (16/6)
Dikatakan Ros, sebelumnya dijalan eka tunggal itu terang karena sudah ada lampu jalan. Namun saat ini lampu jalan tersebut sudah mati hingga membuat gelap sepanjang jalan tersebut dan dirinya melihat sepanjang jalan sangat rawan sekali karena kondisi jalan gelap.
''Untuk itu, saya minta kepada pihak RT,RW dapat memperhatikan hal ini karena selain tempat gelap itu rawan, juga tempat itu dijadikan tempat mesum. Untuk ini tempat tersebut harus ditanggapi serius agar jalan tersebut tidak dijadikan sarana untuk kegiatan kriminal,'' jelasnya.
Menanggapi persoalan lampu jalan dan jalan rusak, Lurah Sidomulyo Barat kecamatan Tampan, M Nasir kepada media ini mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak pernah mendapatkan laporan mengenai keadaan jalan dan tidak adanya lampu jalan disepanjang jalan eka tunggal hingga saat ini, dan pihaknya juga tidak mengetahui hal itu.
''Saya baru mengetahui hal itu. Jika memang begitu keadaannya kita minta pihak RT,RW pro aktif dalam emlaporkan kejadian yang terjadi didaerahnya. tanpa adanya laporan dari pihak RT/RW maka pihak kelurahan tidak bisa mengetahui keadaan dari daerah tersebut. Diminta kerjasama dari RT/RW agar bisa memperhatikan daerahnya,'' ujarnya saat ditemui dikantornya, Kamis (16/6)
Dikatakan Nasir, pihaknya juga menyarankan kepada rumah yang berada dipinggil jalan eka tunggal dapat memberikan penerangan lampu jalan untuk masyarakat yang melewati jalan tersebut. ''Dihimbau kepada masyarakat yang tinggal didaerah pinggiran untuk bisa memberikan penerangan lampu jalan untuk masyarakat,'' ungkapnya.
Nasir juga menghimbau kepada RT/RW setempat agar bisa pro aktif dan bisa melaporkan apapun kejadian yang ada didaerahnya. ''Meskipun kelurahan tak ada anggaran untuk memperbaiki lampu jalan yang ada hingga bisa memberikan penerangan maka pihaknya akan memperjuangkan dikecamatan nanti,'' tutupnya singkat. (Can)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Estimasi RAPBD Pekanbaru 2012 Capai 1,6 T

Pekanbaru,MR
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Pekanbaru mengestimasi rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012 mendatang hingga Rp. 1,6 Triliun.
Semua anggaran ini rencanya akan digunakan sebahagian besar untuk pembangunan fisik, disamping proyek pembangunan gedung baru, dan sejumlah proyek lanjutan dan renovasi turut masuk dalam mata anggaran.
"Kalaupun pembangunan fisik itu akan di prioritas bagi pembangunan daerah pinggiran , seperti pembangunan sarana prasarana jalan raya, baik yang baru maupun meningkatan," terangnya.
Selain itu menurutnya, dari sejumlah proyek tersebut,ada juga pembangunan kantor dinas kesehatan di Jalan Melur yang diprediksikan akan menelan biaya sekitar Rp.28 Miliar.
“Pembahasannya masih lama dan akan kita sampaikan konsep ini dalam KUA PPAS di DPRD Kota Pekanbaru awal Oktober mendatang,” ujar Ketua Bappeda kota Pekanbaru Sofyan .
Selain gedung Diskes tersebut, masih ada beberapa kantor, seperti Kantor Camat Rumbai, kantor camat dan lurah daerah pemekaran Tampan yang diperkirakan masing menelan biaya Rp. 2 miliar. “ini juga sudah kita cadangkan, namun maslaahnya Perda pemekaran belum disyahkan DPRD Kota, artinya jika belum diselesaikan tahun ini, terpaksa dianggarkan untuk 2013),” tutup Sofyan. (MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pekanbaru Juara Umum Jambore PTK PAUD NI

Pekanbaru.MR
Pekanbaru berhasil keluar sebagai juara umum pada di Jambore Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal (PTK PAUD NI) tahun 2011. Dari 14 cabang yang diperlombakan, enam kategori lomba berhasil direbut oleh peserta dari Kota Pekanbaru.
Menurut panitan kegiatan Jamboree PTK PAUD NI , Drs. Ali Fahmi mengatakan, enam kategori lomba yang direbut oleh Kota Pekanbaru yakni kategori Pengelola PAUD atas nama Asriyanti, Guru PAUD atas nama Kasmayeni, Pengelola PKBM atas nama Nurhayati, Pengelola Kursus atas nama Eli Gusriani, kategoro Instruktur Seni Tari Tradisional atas nama Irvan Nur dan kategori Instruktus Senam Aerobik atas nama Sriwahyuni. Sedangkan delapan kategori lagi diraih oleh Ir Suriono dari Inhu kategoiri Pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Ruslan SPdI dari Inhil kategori Tutor Penilik Keaksaraan, Juliadis. Spd dari Inhu kategori Pamong Belajar, Supangat dari Rohul kategori Penilik, Fernandes Ali dari Inhil kategori Program PAUD NI, Ria Kustiati dari Kampar kategori Instruktur Tata Rias Pengantin, Brando Silalahi dari Pelalawan kategori Instruktur Seni Musik dan Jasmarinta dari Pelalawan kategori PTK PAUD NI." Dengan diraihnya enam kategori bidang lomba dalam Jambore PTK PAUD NI, maka Pekanbaru berhasil meraih juara umum," kata Ali Fahmi, kepada Media Riau, Rabu (15/6).
Bagi para pemenang Jambore tingkat provinsi, kata Ali Fahmi akan mewakili Riau dalam Jambore tingkat nasional yang akan berlangsung di Mataram (NTB) tanggal 14 s/ d 19 Juli mendatang." Bagi para pemenang yang menjadi duta Riau dalam jambore PAUD NI tingkat nasional harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Tunjukkan bahwa kita mampu bersaiang dengan daerah dan menjadi pemenang," kata Ali Fahmi.
Pada jamboree PTK PNF tahun lalu, kata Ali Fakmi, ada beberapa kategori lomba, kontigen Riau meraih juara II nasional untuk kategori Instruktur Bahasa Inggris. Namun sayangnya kategori lomba instruktur bahasa inggris tahun ini tidak diperlombakan lagi. Selain itu, ada juga kategori lomba untuk Instruktur IT dan instruktur Tata Busana juga tidak diperlombakan tahun ini. Sedangkan lomba baru yang dipertandingkan dalam jamboree tahun yakni lomba program PAUD NI, instruktur seni tari tradisional dan PTK PAUD NI." Mudah mudahan pada jambore tingkat nasional tahun ini Riau masuk lima besar,"harap Ali Fahmi. (MR20)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Kalau Ada Peluang Guru Bantu Diprioritas Jadi CPNS

Pekanbaru MR
Keinginan ribuan Guru Bantu Provinsi (GBP) untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus bersabar dulu. Sebab, peluang untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil hingga kini belum ada celah
" Saya minta guru bantu untuk bersabar dulu, kalau ada peluang, Disdik tentunya akan memperjuangkan guru bantu provinsi bias diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil," kata Kepala UPT TKP Abdul Kadir usai membuka Workshop Guru Bantu se Provinsi Riau, Selasa (14/6) malam di Hotel Furaya Pekanbaru.
Saat ini, kata Abdul Kadir, peluang guru bantu agar bisa diusulkan menjadi CPNS, belum nampak titik terang. Kalau sudah ada dasar hukum berupa peraturan pemerintah, baru bisa diusulkan." Kita akan mendata dulu berapa jumlah guru bantu yang ada di Riau. Setelah kita data dan ada dasar hukum pengusulan guru bantu menjadi CPNS baru kita ajukan ke BKD Provinsi Riau. Kalau tidak ya bersabar dulu. Kalau ada peluang melalui jalur umum apa salahnya mengikuti test CPNS saja," katanya.
Sebenarnya dalam aturan pengangkatan guru bantu, kata Abdul Kadir, seluruh guru bantu yang diangkat oleh provinsi, dalam SK sudah jelas tidak menuntut untuk diangkat menjadi CPNS. Namun SK tersebut bisa saja berubah kalau ada peluang berupa peraturan pemerintah untuk mengangkat guru bantu provinsi menjadi CPNS." Guru bantu yang diangkat oleh provinsi tidak boleh menuntut diangkat menjadi CPNS. Dan ini sudah menjadi kesepakatan bersama sebelum pengangkatan sebagai guru bantu," jelas Abdul Kadir (MR20)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Gesa Pembangunan Venues PON, XVIII, 2012 3 Perusahaan Tak Penuhi Undangan Pemprov

Pekanbaru, MR
Menggesa pembangunan Venues PON XVIII, 2012 Pemerintah Provinsi Riau mengandeng pihak swasta agar dapat berpartisipasi sejauh ini dari sekian perusahaan yang beroperasi di Riau 7 diantarannya bersedia membantu pembangunan Venues. Untuk memastikannya Pemprov Riau mengundang 7 perusahaan itu, namun sayangnya hanya empat yang hadir tiga lainnya beralasan tak memperoleh udangan. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Olahraga Lukman Abas kepada sejumlah wartawan, usai menggelar pertemuan dengan empat perusahaan yang dipimpin Wakil Gubernur HR Mambang Mit, Rabu (15/6)
Dijelaskan Lukman dalam pertemuan itu dibicarakan kapan akan memulai pembangunan dan masalah yang belum terpecahkan tapi diakui belum ada masalah yang berarti, ''belum ada masalah berarti mereka merencanakan akhir bulan Juni sudah bisa dikerjakan,'' Jelas Lukman
Tiga perusahaan yang tidak hadir yakni PT.RAPP, PT. IKPP dan PT. Wilmar ,''kita sempat mengkonfirmasinya mereka beralasan undangan tidak sampai itu bisa kita terima tetapi bila undangan sampai tetapi tidak hadir itu kelewatan,'' Ujar Lukman
Diakui Lukman jauh hari stafnya telah menyampaikan undangan ke kantor perwakilan tiga perushaan itu untuk diteruskan ke kantor pusat, tetapi perusahaan mengaku tidak mendapat undangan
Rencannya Pemprov akan kembali mengundang perusahaan IKPP, RAPP dan Wilmar, seperti di jelaskan Asisten I Sekdaprov Riau yang juga selaku Ketua I Bidang Sarana dan Prasarana PB PON Riau, akan diudang Senin mendatang
Perusahaan yang memastikan diri untuk membangun Venues yakni PTPN V membangun tenis lapangan, PT. Cevron gedung bela diri, sepatu roda oleh PT. BSP dan Pertamina, dan Tenis Meja di Dumai oleh PT. Cevron
Menyangkut kapan pembangunan venues akan tuntas, Lukman memberi deadline Juli mendatang.''Kita perkirakan akan tuntas bulan April atau paling lambat Juli,'' Ujar Lukman Abas
Sekedar informasi beberapa Venues masih belum ada penanggung jawabnya seperti Panahan, Softball, Baseball karena perwakilan perusahaan yang menyatakan akan membangun tidak hadir, begitu juga Venues Billiard dan Bowling,''kita belum menerima infonya,'' Imbuh Lukman.
(MR23)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Bentrok di Pulau Padang Dishut Akui Belum Tahu "Benang Merah" Persoalan

Pekanbaru, MR
Sungguh aneh rasanya apa yang diakui oleh Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau terhadap bentrok yang terjadi di Pulau Padang Kepulauan Meranti. Pasalnya pihaknya belum temukan "benang merah" pokok permasalahan yang terjadi.
Padahal dilapangan sudah terjadi pertikaian, bahkan bentrok fisik antara pihak warga dengan PT RAPP selaku pemilik HTI di Kawasan tersebut. Klimaknya terjadi pembakaran 2 alat berat dan Camp Perusahaan dan penangkapan 3 orang warga secara "tidak prosedural" oleh pihak Kepolisian.
"Kita saat ini sudah minta laporan dari Dinas Kehutanan Kabupaten Mranti. Apa betul yang menjadi permasalahan disana. Kalau "benang merah" ini sudah didapat akan dilakukan pembahasan bersama terhadap seluruh komponen terkait baik di daerah maupun Pusat untuk dicarikan solusinya," jelas Kadishut Provinsi Riau Zulkifli Saleh Rabu (15/6) di Gedung DPRD Riau setelah pelaksanaan Hearing dengan Komisi B.
Lebih jauh dikatakannya. pihak Dishut siap dalam mengatasi permasalahan yang terjadi. "Kita siap melakukan sosialisasi pada kedua belah pihak baik Perusahaan dan Masyarakat terutama mengenai apa yang menjadi hak dan kewajiban kedua belah pihak. Kita tidak mau juga berpihak pada Perusahaan kalau memang melanggar aturan begitu juga pada Masyarakat," terang Pejabat yang gagal dalam Pemilukada Rohul ini.
Kemudian dikatakan juga oleh Ketua Umum PBSI Riau ini, permasalahan yang perlu dilakukan dengan cepat adalah mengenai perbatasan HTI yang diberikan pada PT RAPP. Namun demikian menurutnya masalah ini adalah domain dari Pemerintah Pusat bukan unit kerja yang dipimpinya. (MR14)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

2012 Pemko Akan Bangun Beberapa Kantor Pemerintah

Pekanbaru, MR
Untuk anggaran tahun 2012 nanti pemerintah kota pekanbaru sudah merencanakan akan melakukan pembangunan beberapa kantor instansi pemerintah.Antaranya adalah kantor Dinas Kesehatan kota Pekanbaru di jalan Serayu, kantor camat Rumbai, lanjutan pembangunan pasar Cikpuan, dan pembangunan pasar Palapa.
Kepala Bapeda kota pekanbaru Sofian, kepada wartawan Rabu 15/6 mengatakan, untuk pembangunan kantor dinas kesehatan kota pekanbaru pemko menganggarkan dana sebesar Rp28 miliyar yang dimasukkan pada APBD 2012.
"Kalau memungkinkan semua anggaran sebesar Rp28 miliyar di masukkan pada APBD 2012, tapi kendalanya jika dana tidak cukup maka akan dicarikan sumber dana lain," terangnya.
Saat ini konsep ini sudah disampaikan dalam rapat yang di gelar beberapa waktu lalu. Demikian juga untuk pembangunan kantor camat dan kantor lurah yang daerahnya baru di mekarkan, pemko sudah mengusulkannya pada APBD 2012.
"Jika memang dana mencukupi maka akan di tetapkan pembangunanya pada tahun 2012, jika tidak kita usulkan lagi tahun 2013," tegasnya.
Menurutnya, masing-masing kantor akan dianggarkan Rp2 miliyar.Jika di total jumlah anggaran untuk keseluruhan kantor ada Rp8 miliyar.
Ia juga menambahkan estimasi APBD kota Pekanbaru untuk tahun 2012 tidak jauh beda dengan jumlah APBD tahun 2011 yakni berkisar Rp1,5-Rp1,6 Triliun.
"APBD kita tahun 2012 jumlahnya berkisar Rp15 T-16 T, hampir sama dengan tahun lalu," tambahnya .(Mr24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pemko Anggarkan Rp5 M Bagi Perluasan Run Way SSK II

Pekanbaru,MR
Pemerintah kota pekanbaru untuk tahun 2011 ini menganggarkan senilai Rp5 miliyar untuk perluasan run way bandara Sultan syarif Kasim (SSK) II.Demikian hal ini dikatakan Plt.Setdako kota Pekanbaru Dorman Johan Rabu 15/6 kepada wartawan.
Ia menjelaskan dana ini nantinya di gunakan untuk pembebasan lahan bagi perluasan dan perpanjangan run way SSK II pada bagian sebelah selatan atau tepatnya Alamanda.
"Luasnya ada 2 hektare, dengan jumlah persil yang akan di bebaskan sebanyak 21 persil," terangnya.
Menurutnya hari ini (Kamis ..red) tim independen yang terdiri dari PU,RT,RW, Dinas pertanian akan turun kelapangan untuk melakukan identifikasi dan mencocokkan kondisi lapangan agar ditemukan data berapa besar ganti rugi yang akan di keluarkan.
"Kita juga sudah mensosialisasikan ini bagi warga yang lahannya akan terkena dampak perluasan dan ganti rugi," ungkapnya.
Menurutnya sejumlah uang tersebut akan di bayarkan bagi ganti rugi tanah, bangunan dan tanaman yang terdapat di tanah yang akan di gunakan bagi perluasan Run Way .
"Dana ini murni diambil dari APBD kota pekanbaru tahun 2011, tandasnya.
Ia juga mengakui sejauh ini tidak ada warga yang komplaint terhadap perluasan ini semuanya setuju . Meski demikian guna mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti sebelumnya ,pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terutama harga tanah yang di ganti rugi.
Sebelumnya pemerintah provinsi Riau sudah melakukan pembebasan lahan bagi perluasan run way di sebelah utara, sehingga panjang unwai bertambah dari 2,2 kilo meter menjadi 2,6 kilometer.(MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pembangunan Kantor Camat/Lurah Baru Di Usulkan Pada APBD 2012

Pekanbaru, MR
Pembangunan kantor Camat dan kantor lurah yang baru bagi kecamatan dan kelurahan yang sudah di mekarkan oleh pemerintahan kota pekanbaru baru-baru ini akan diusulkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota pekanbaru th 2012.
"Kita sudah bahas bersama agar dana pembangunan kantor camat yang baru dan kantor lurah yang baru di mekarkan kemaren di usulkan masuk pada APBD 2012, kini sedang dalam proses," ungkap walikota Herman Abdullah Selasa 14/6 di pekanbaru.
Ia menjelaskan untuk sementara sebelum anggaran itu di terima, pihak kantor camat dan lurah harus menyewa dulu tempat untuk operasional perkantoran.
"Ya sementara camat dan lurahnya sewa tempat dulu untuk dijadikan kantor," tegasnya.
selain itu menurutnya lagi, untuk membuat sebuah kantor camat dan kantor lurah pihak butuh proses, karena harus di carikan dulu tanahnya , dimana lokasinya yang bisa di bangun, baru nantinya bisa didirikan bangunan kantor camat dan kantor lurah dengan dana APBD 2012.
"Jadi pihak kecamatan juga harus mencari lahan dan tanah dulu saat ini, agar setelah dananya dianggarakan tahun 2012 baru kantor bisa dibangun," tegasnya singkat.
sebelumnya pemerintah kota pekanbaru sudah memekarkan kecamatan Tampan menjadi kecamatan Tuah Permai .Adapun nama-nama kelurahan baru untuk kecamatan Tampan adalah Kel. Simpang Baru, Kel. Simpang Panam , Kel. Srikandi, Kel. Tobek Godang dan Kel. Delima. Sementara itu untuk kecamatan Tuah Permai adalah Kel. Tuah Karya, Kel. Tuah Karsa, Kel. Tuah Lestari, Kel. Sidomulyo Barat dan Kel. Sungai Kelulut .(MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pekanbaru Kekurangan Ratusan Guru Sekolah

Pekanbaru,MR
Masalah yang saat ini belum dapat di pecahkan dan di hadapi ibu kota Provinsi Riau (Pekanbaru) dalam dunia pendidikan saat ini adalah sejumlah sekolah di kota Pekanbaru masih kekurangan tenaga pengajar untuk mata pelajaran tertentu.
Kekurangan tersebut tidak hanya dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) namun juga terjadi sampai ditingkatan Sekolah Menengah Umum (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Drs H Yuzamri Yakub saat di konfirmasi terkait Permasalahanini mengatakan.
“kekurangan tenaga pengajar tersebut disebabkan tahun 2010 lalu banyak sekali guru-guru yang memasuki masa pensiun. Rata-rata guru di kota Pekanbaru banyak yang memasuki usia 55-60 tahun, usia tersebut yang membuat guru pensiun dan tidak bertugas kembali, sehingga menimbulkan kekosongan-kekosongan dan ada juga guru yang pindah seperti mengikut suaminya bertugas keluar kota lalu juga mengambil pensiun dini" terangnya
Yuzamri juga menjelaskan kekosongan tersebut terjadi mulai dari tingkatan Sekolah Dasar sampai kejenjang sekolah menengah Umum dan Sekolah kejuruan dengan berdasarkan hitungan dinas pendikan saatini.
"Di guru sekolah dasar untuk kelas kurang lebih 209 orang, Guru agama 4 orang dan pendidikan jasmani 61 orang total 274 guru. untuk tingkat SMP guru agama islam 3 orang guru agama Budha 3 orang, bahasa inggris 6 orang, guru seni 7 orang, teknologi informatika 31 orang, guru penjaskes 19 orang guru Bp 19 orang, totalnya 88 orang guru .Dan untuk SMA guru BK 18 orang,Guru Ti 9 orang, guru penjas 9 orang, guru tatanegara 4 orang, guru seni 4 orang, untuk Total sma 79 smk 77 orang," ungkap kepala dinas.
Permasalahan tersebut, lanjut Yuzamri telah dilaporkan kepada wali kota Pekanbaru. Dan untuk kembali merekrut guru yang baru kita juga melihat faktor jatah keuangan Negara.
"Saya rasa bukan pekanbaru saja, namun indonesia sepertinya juga mengalami Persoalan yang sama dalam kekurangan guru pengajar," ucapnya
Ada pun faktor lain yang membuat kota Pekanbaru kekuarangan guru, tiap tahunnya adanya penambahan kelas di tiap sekolah.
"ini juga salah satu faktor namun Kita masi bisa mengatasi dengan guru-guru honor yang kita manfaatkan dengan uang komite. Namun dengan pemakaian uang komitepun sering terjadi persoalan. Dan semoga saja dengan penerimaan PNS nantinya yang akan berlangsung, tenaga pengajar nantinya banyak yang di periroritaskan" ujarnya
Sementara itu Wakil Ketua komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi permasalahan pendidikan, Ade Hartati, Mengatakan permasalahan kekurangan guru hendaknya dapat teratasi secepatnya jangan sampai masalah ini berlarut-larut dan mempengaruhi dunia pendidikan di kota Pekanbaru.
"Guru merupakan tembok utama dalam memajukan suatu Bangsa, hendaknya kita lebih mengutamakan para pengajarini dalam dalam tes CPNS mendatang, sangat sayang sekali Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi namun justru lemah di dalam bidang pendidikan, terutama sekali ya soal keberadaan guru didaerahnya," tandasnya.(MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pasca Embargo Sapi, RPH Alami Penurunan Omzet

Pekanbaru, MR
Pasca diberlakukannya larangan pengiriman sapi asal Australia ke indonesia termasuk Riau, saat ini sudah berjalan dua pekan pasokan sapi asal Australia terus berkurang. Penurunan ini jelas berdampak pada menurunnya omzet sapi.
faktor utama menurunnya jumlah hewan yang akan dipotong setiap harinya oleh Rumah potong hewan (RPH) Pekanbaru.
"Biasanya kami memotong 60 ekor sapi setiap harinya, namun untuk dua pekan terakhir hanya bisa memotong 40 ekor saja," ungkap Andra (30), salah seorang mandor yang bekerja di rumah potong hewan (RPH).
Dikatakan Andra, dengan adanya hal ini pihaknya menjadi kewalahan untuk memenuhi permintaan pelanggan, sehingga ada pedagang yang tidak kebagian untuk dijual di pasaran.
"Gara-gara pasokan kurang, jadi kami harus membagi-bagi kepada penjual daging, biasanya kami jatah 50 kilogram daging setiap pedagang, sekarang menjadi 25 kilogram, dan ada juga yang tidak kebagian,"ungkap Andra.
Andra juga menjelaskan, RPH mengalami kerugian mencapai 10-15 persen, ini karena jumlah hewan potong berkurang dan pihaknya terpaksa memotong hewan yang tidak layak potong, alias kurus.
"Kami mengalami kerugian mencapai 15 persen dari harga satu ekor sapi, karena kami terpaksa memotong sapi yang kurus dan dagingnya berkurang ," jelasnya.
Sedangkan sapi lokal sejauh ini tidak bisa menggantikan karena dagingnya yang lembek kurang padat belum lagi jumlahnya juga terbatas.
Harganya juga mahal, mencapai Rp120 ribu perkilogram. Ini jelas akan membebani masyarakat untuk membeli daging.
"Sapi lokal itu dagingnya sedikit, ditambah lagi hargannya mahal, karena itu kita tidak sanggup menjualnya kepada pedagang pasar," tandasnya.
Ditempat yang berbeda Kepala Dinas Pertanian Kota Pekanbaru, Sentot Prayetno ketika dikonfirmasi terkait pasokan ini menyatakan, membantah.
Menurutnya, hal ini dikarenakan pasokan daging sapi untuk saat ini cukup.
"Saat ini dan lima hari ke depan pasokan daging cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru," ungkap Sentot.
Dia mengatakan,RPH melakukan pemotongan setiap harinya 30 ekor atau setara dengan 6 ton.
"Setelah ini baru kita memikirkan pasokan maupun ternak masyarakat, bagaimana untuk mengatasi masalah kurangnya pasokan daging sapi," tuturnya lagi.
Selain itu, jelas Sentot lagi, untuk saat ini saja stok sapi yang ada di Pekanbaru sekitar 7.000 ekor sapi dalam setahun, sementara untuk perbulannya Pekanbaru memasok sekitar 1.000 ekor.(Mr24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Ujian Paket C SMA dilakukan 5 Juli

Pekanbaru,MR
Pelaksanaan ujian paket C bagi SMA yang tidak lulus Ujian Nasional (UN), akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2011, bertempat di SMPN 13 Pekanbaru. Pelajar tahun pelajaran 2010/2011 yang tak lulus UN berjumlah 10 orang. Saat ini pelajar-pelajar ini telah didata Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.
Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Drs Yuzamri Yakub MPd mengatakan, data 10 pelajar yang tak lulus tersebut masih dalam proses perlengkapan administrasi.Setelah syarat administrasi dinyatakan lengkap, maka data tersebut akan dikirimkan ke Disdik Provinsi Riau.
Menurut Yuzamri, tidak semua pelajar tersebut akan mengikuti paket C karena beberapa sebab, pertama pelajar merasa malu mengikuti ujian paket C dan kedua terkait persyaratan yang belum juga di lengkapi.
"Belum pasti 10 pelajar itu akan mengikuti ujian kesetaraan (paket C), karena masih banyak data peserta yang tak di lengkapi," ujar Yuzamri .
Untuk itu Yuzamri meminta sekolah agar segera melengkapi persyaratan anak didiknya yang ingin mengikuti paket C tersebut, waktunya sendiri sudah sangat mendesak dan jadwalnya tidak dapat diganggu gugat.
"Sekolah diminta cepat melaporkan, jadwalnya tidak bisa dirubah lagi," ucapnya .(mr24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Sempena HUT Pekanbaru ke-227, Pegawai Wajib Berbusana Melayu

PEKANBARU, MR
Walikota Pekanbaru Herman Abdullah, memberikan intruksi melalui surat edaran. Kepada seluruh pegawai dilingkungan Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, agar menggunakan pakaian Melayau selama 12 hari, terhitung dari tanggal 13 hingga 24 mendatang. Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru yang ke 227.
Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Pemko Pekanbaru Hermanto, Senin (13/6/11) mengatakan dihadapan sejumlah wartawan, “ Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Pekanbaru yang jatuh pada tanggal 23 Juni mendatang, kita diwajibkan oleh walikota untuk menggunakan pakaian Melayu. Mulai hari ini hingga tanggal 24 Juni nanti. Meskipun walikota sudah mengintruksikan melalui surat edaran, namun bagi pegawai yang tidak mengindahkan himbauan tersebut, sejauh ini belum ada penetapan sangsi, “ jelas Hermato.
Lebih lanjut lagi Hermanto mengatakan jika, himbauan ini bukan saja ditujukan untuk pewagai dilingkungan Pemko, namun walikota juga berharap pegawai dilingkunga Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau hendaknya juga, ikut serta dalam memeriahkan HUT Pekanbaru dengan menggunkan pakaian Melayu, “ Sebenarnya himbauan ini tidak hanya ditujukan pada pegawai Pemko saja, namun diharapkan pegawai Pemprov juga ikut serta. Akan tetapi dalam hal ini walikota tidak memaksa, mereka, “ terangya.**(rtc)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Libur Hanya 2 Minggu, Tahun Ajaran Baru Dimulai 11 Juli

Pekanbaru,Mr
Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru menjadwalkan liburan kenikan kelas hanya berkisar 2 pekan saja ,sementara tahun ajaran baru 2011/2012 efektif akan dimulai 11 Juli 2011 mendatang.
Bagi para peserta didik baru, baik SMP maupun SMA akan masuk lebih awal karena akan mendapatkan pembekalan selama masa orientasi sekolah (MOS) pada 8-9 Juli 2011.Demikian hal ini dikatakan Kepala Disdik Pekanbaru Yuzamri Yakub,Senin 13/6.
Tak henti-hentinya ia mengingatkan, untuk pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dilaksanakan selama sepekan sejak 27 Juni 2011. Sedangkan PPDB tingkat SMP dan SMA negeri dilakukan secara online mulai 23-28 Juni 2011. Untuk SMK sendiri masih dilakukan pendaftaran manual.
Yuzamri menjelaskan, teknisnya pendaftaran PPDB online ini harus melalui beberapa tahap. Pertama, calon peserta didik mengambil dokumen ke bagian pendaftaran pertama di sekolah. Kedua, mengisi dokumen dan menyerahkan ke bagian pendaftaran kedua. Setelah diverifikasi dan masuk dalam data komputerisasi, selanjutnya calon peserta didik mendapatkan tanda bukti pendaftaran tiga pilihan sekolah. Sedangkan pengumuman PPDB pada 30 Juni 2011. Calon pesera didik yang dinyatakan lulus tetapi tidak mendaftar ulang dinyatakan mengundurkan diri.
"Daftar ulang dilaksanakan 30 Juni-2 Juli, pukul 12.00 WIB, dengan menyerahkan berkas dan bukti pendaftaran," katanya.
Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya sekolah tidak dibenarkan melakukan pungutan dalam bentuk apapun, termasuk formulir saat PPDB. "Pendaftaran PPDB gratis," tegasnya. (MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Jalur Trans Metro Terganggu, Pasca Fly Over

Pekanbaru, MR
Pengelola bus trans metro mengakui sedikit terganggu akibat adanya pembangunan ply over sekaligus perbaikan jaringan telkom di depan gedung Surya Dumai persimpangan Jalan Nangka.
Pasalnya jalur trans metro tidak lagi bisa lewat di jalan ini ,namun harus melewati jalan Gajah Mada,belok ke jalan diPonegoro, trus tembus ke Makam pahlawan.
"Memang terganggu sejak adanya penutupan jalan di depan gedung Surya Dumai, jalur dialihkan sehingga ada satu halte yang di depan Kaca Mayang tidak di fungsikan," ungkap Direktur PT.Trans Beringin Putih, Yan Syahrial Senin 13/6.
Ia menjelaskan sejak di putarnya jalur tersebut, dilapangan trans metro jadi sering terjebak macet, bukan hanya itu, karena jalur alternatif yang dilalui banyak tikungannya maka terkadang bus sering sulit untuk belok, tidak seperti jalur semula jalan yang dilalui lurus dan luas.
"Jalur alternatif agak sempit, dan jauh sehingga rute jadi sedikit bertambah," tegasnya.
Dengan bertambahnya jalur rute ini, maka jelas diakuinya lagi ada penambahan biaya bensin perharinya. Selisihnya mencapai 5 liter per bus perhari.Jika perbusnya untuk rute Kulim dibutuhkan 110 liter perhari, maka kini jumlahnya naik menjadi 115 liter perbu perhari.
"Selain biaya minyak yang naik, jumlah penumpang yang naik juga terpengaruh, meski hal itu adalah wewenang SAUM yang mengetahuinya," tegasnya.
Ia juga menjelaskan sejauh ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para penumpang , bahwa ada perubahan rute trans metro , dan jarak tempunya jadi bertambah.
"Kita juga berharab penumpang lebih sabar dengan adanya perubahan jalur ini, bahkan kemacetan yang ditimbulkannya," tegasnya. (MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

DED Pasar Palapa Rampung

Pekanbaru,MR
Saat ini Detail Enginering Design (DED) untuk revitalisasi Pasar Palapa, Kecamatan Sukajadi sudah rampung dikerjakan.
Bahkan rencana pembangunan Pasar Palapa di Jalan Durian pembahasannya terus digesa Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru.
Demikian hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PU Kota Pekanbaru, Ir H Dedi Gusriadi , belum lama ini. Menurutnya, untuk anggaran pembangunan pasar tersebut juga sudah dibahas secara bersama di dalam Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) beberapa waktu lalu.
Namun, Dedi Gusriadi belum bisa memastikan, apakah anggaran yang diusulkan di dalam Rakorbang itu akan bisa dipenuhi atau tidak. Jika anggaran yang diusulkan itu bisa disetujui, maka pada tahun 2012 mendatang, Pasar Palapa yang tetap dibangun dengan konsep pasar tradisional itu akan segera terlaksana.
"Dalam usulan yang kita sampaikan pada Rakorbang kemarin dananya tidak terlalu besar, hanya sekitar Rp20 miliar," katanya.
Selain membangun Pasar Palapa lanjut Dedi, ada juga rencana Pemko untuk membangun Pasar Tangor yang terletak di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayanraya.
Akan tetapi menurutnya untuk lokasi pembangunan pasar tersebut tidak akan dilaksanakan di tempat yang ada sekarang. Melainkan Pemko akan mencari tempat lain. Alasannya, karena ini merupakan jalan lintas dan sangat rawan bagi keselamatan masyarakat.
"Sesuai aturan, setiap jalan lintas tidak dibenarkan untuk dibangun pasar, karena di sana kecepatan kendaraan cukup tinggi dan membahayakan bagi masyarakat.
Makanya kalau pasar Tangor ini dibangun, kita akan mencari lokasi lainnya, tentunya dengan lokasi yang juga tidak jauh dari sana," katanya.
Untuk pembangunan pasar Tangor sendiri terang Dedy lagi juga sudah dibahas di dalam Rakorbang beberapa waktu lalu.Dalam Rakorbang tersebut diusulkan anggaran untuk ganti rugi lahan yang akan dijadikan lokasi Pasar Tangor.
SeBerapa besar anggarannya, Dedy mengaku tidak ingat secara persis. "saya tidak ingat persis," tutupnya.(MR24).
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Dua Video Dugaan Pelanggaran Berseri di Youtube Tidak Bisa Diproses

Video Pelanggaran Berseri di Youtube Tak Bisa Diteruskan ke Gakumdu. Karena video itu tidak pernah dilaporkan ke Panwaslu.

Riauterkini-PEKANBARU- Dua video dugaan pelanggaran Pemilukada Pekanbaru yang dilakukan tim calon Walikota dan Wakil Walikota Septina Primawati-Erizal Muluk (Berseri) tidak bisa diteruskan ke Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Pasalnya kedua video yang telah beredar di situs Youtube itu tidak pernah dilaporkan.


Demikian diungkapkan Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru, Superleni dalam perbincangan dengan riauterkini, Jumat (10/6/11). Dikatakan, dirinya sudah menonton video tentang 6 Kepala Dinas/Biro yang mendukung Septina serta satu video soal pembagian sembako di Jalan Pinang Pekanbaru.

"Kalau video 6 kepala dinas itu memang tidak pernah dilaporkan oleh tim PAS (Firdaus-Ayat Cahyadi, Red). Tetapi video di Jalan Pinang itu memang telah dilaporkan, tetapi tidak disebutkan tanggal berapa kejadian itu. Sehingga kedua video yang di Youtube itu tidak bisa dilanjutkan ke Gakumdu," ujarnya.

Superleni menambahkan, sebuah pelanggaran baru bisa diproses bila ada yang melaporkan. Atau petugas Panwaslu sendiri yang menangkap tangan kejadian sebuah pelanggaran Pemilukada, seperti dugaan pemberian uang oleh Ketua RT di Tampan.

"Kalau yang di Tampan itu bisa kita teruskan karena tim kita sendiri yang menangkap tangan. Malam itu juga pelakunya kita serahkan ke polisi. Nah, kalau dua video yang di-upload di Youtube itu, satu memang dilaporkan tetapi tidak disebutkan tanggal kejadian. Satu lagi yang berisi video 6 kepala dinas/biro yang katanya mendukung Septina sama sekali tidak pernah dilaporkan," terangnya.

Khusus untuk video dugaan pemberian sembako oleh tim Berseri di Jalan Pinang, kata Superleni, karena tidak dicantumkan tanggal kejadian jadi tidak bisa diteruskan ke polisi. Karena nanti, polisi tentu akan meminta saksi bersama barang buktinya.

Meski kedua video dugaan pelanggaran Pemilukada Pekanbaru tidak diteruskan ke Gakumdu, imbuhnya, tetapi barangkali bisa dijadikan bahan pertimbangan oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi.*** (http://www.riauterkini.com).
Baca selengkapnya Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget