Tampilkan postingan dengan label ROHUL. Tampilkan semua postingan

gravatar

Pelaksanaan RIS PNPM Mandiri Harus Transparan

Kunto Darussalam, MR
Seluruh elemen masyarakat Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam diharap dapat memantau kegiatan RIS Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tahun 2011. Demikian disampaikan Lurah Kota Lama Syahrial kepada Media Riau Rabu, (8/6) saat mendampingi pengurus PNPM Kelurahan Kota Lama di Bank RiauKepri Ujungbatu, ketika membuka nomor rekening pengurus.
“Sistem pengawasan PNPM Mandiri pada tahun 2011 ini berbeda dibanding tahun sebelumnya sesuai acuan yang kita pedomani. Hal ini mengingat supaya seluruh kegiatan alokasi pembangunan betul-betul transfran dan dapat dipertanggung jawabkan, “kata Syahrial.
Maka untuk itu, diharap seluruh elemen dan organisasi masyarakat serta perangkat seperti Kadus, RW dan RT hendaknya mengawasi perjalanan alokasi pembangunannya. Menurut Syahrial, pada tahun 2011 ini, Kelurahan Kota Lama mendapat annggaran senilai Rp. 250 juta, Namun sejumla Rp. 5 juta digunakan khusus untuk biaya administrasi dan pelaporang para pengurus. “Jadi sebanyak Rp. 245 juta akan dipergunakan untuk baiaya pembangunan semenisasi sesuai kebutuhan masyarakat yang sebelumnya telah diputuskan melalui musyawarah, “imbuh Syahrial. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Akibat Persoalan Sepele Radi Wau Cs Menjadi Korban Pengeroyokan

Kunto Darussalam, MR
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada hari minggu (12/6) sekira pukul 17.00 WIB, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di lapangan bola PT SAM II. Sebelum kejadian, speda motor yang dikendarai si korban Radi Wau, beriringan dengan speda motor yang dikendarai pelaku Tius, namun karena si korban ada keperluan penting sehingga mempercepat laju speda motornya seraya mendahului pelaku, akan tetapi yang menurut si korban tidak ada unsur sengaja, saat mendahului itu, kemungkinan debu tanah dari ban speda motor si korban terkena pada tubuh si pelaku.
Kemudian pelaku menyetop kendaraan korban, dan langsung menampar pada bagian muka korban. Karena kesal, usai ditampar, si korban kembali ke rumah dan melaporkan peristiwa itu kepada abangnya. Mendapat laporan itu, abang korban bersama rekan-rekannya berangkat ke TKP untuk menemui pelaku. Di TKP, abang korban menanyakan kepada pelaku, perihal penamparan yang dilakukan kepada adeknya itu, akan tetapi si pelaku tidak bersedia menjawab pertanyaan, dan sebaliknya menantang abang korban, yang akhirnya terjadi pengeroyokan kepada abang korban Cs.
Demikian penuturan Laia, ketua Persatuan Keluarga Nias Rokan Hulu (PKNR), kepada Media Riau, rabu (15/6) di ujungbatu, perihal peristiwa yang menimpa anggotanya di PKNR tsb. Usai peristiwa pengeroyokan, setelah melakukan visum kepada para korban, langsung membuat laporan ke Polsek Kunto Darussalam, dengan bukti laporan nomor STPL/05/06/2011. Akan tetapi, hingga hari ini (rabu 15/6-red) belum ada pemanggilan kepada pelaku, ungkap laia dengan nada kesal. Padahal para korban telah dilengkapi visum, dimana mereka mengalami beberapa robekan pada bagian pelipis dan kelopak mata, dada terjadi memar, dan mengeluarkan darah, jadi apakah sesudah mati dulu para korban ini, baru pelakunya dipanggil pihak kepolisian, ungkap Laia dengan nada bertanya.
Para korban adalah, Radi Wau, Tonis Zega, Roni Laia, Saroli Halawa, Penilius Jalukhu, Anto Lase, Kose Wau. Sedangkan pelaku adalah Tius Cs, yang menurut informasi adalah sebagai Karyawan PT SAM II, yang bertugas di bagian SATPAM.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Yudi Kurniawan, SIK,M.Si, melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Dwi Atmaja,SH, yang dikonfirmasi seputar peristiwa, melalui telepon selularnya, rabu (15/6), kepada media riau menjelaskan, kepada pelaku sudah dilayangkan surat panggilan untuk datang menghadap besok (hari ini-red) di Polsek Kunto Darussalam, dan sebelumnya, pihak kepolisian sudah meminta keterangan dari saksi-saksi, ungkap kapolsek. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Mencapai Visi Misi, Masyarakat Rohul Harus Bersatu Padu

Pasir Pengaraian, MR
Wakil Bupati Kabupaten Rokanhulu (Rohul) Ir. Hafit Syukri,MM berharap agar masyarakat Rohul mersakan dan menikmati pembangunan yang sedang berlangsung saat ini. Sebab, Warga Rohul dinilai belum sepenuhnya menikmati pembangunan yang sedang berlangsung.
Karena, tekad pembangunan yang kita upayakan lima tahun mendatang harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Sehingga warga dapat menikmatinya secara utuh dan menyeluruh atas pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Rohul. Hal ini tentunya ditunjang dengan ekonomi kerakyatan yang menjadi skala prioritas kita.
Sejumlah program yang tengah berjalan tersebut antara lain, jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya yang menyentuh terhadap kebutuhan masyarakat. Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat Rohul supaya tetap bersatu padu, sebab dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh maka apapun rencana yang akan kita lakukan bakal tercapai. Sehingga visi misi Rohul menjadi Kabupaten terbaik pada tahun 2016 mendatang akan terwujud. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Jika Memenuhi Persyaratan Permintaan Warga Suka Maju untuk Bangun SMP Akan Dikabulkan

Pasir Pengaraian, MR
Masyarakat Desa Suka Maju Kecamatan Rambah berharap agar Pemerintah Kabupaten Rokanhulu (Rohul) melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bangun gedung SMP. Pasalnya, jumlah siswa tamatan SD dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan.
“Untuk tamatan SD setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan dan mereka harus melanjutkan pendidikan ke sekolah yang jauh dari tempat tinggalnya. selama ini orangtua atau wali murid harus mengeluarkan biaya untuk bekal anaknya pergi sekolah yang jauh dari desa suka maju. Kalau ada SMP disini, tentu biaya akan lebih sedikit irit, “Kata Kepala Desa Suka Maju Kecamatan Rambah H. Baharudin kepada sejumlah wartawan Rabu, (15/6).
Menanggapi permintaan yang disampikan kepala desa H. Baharrudin, Bupati Rokan hulu Drs H Achmad MSi mengatakan, untuk membangun gedung SMP terlebih dahulu harus memenuhi persyaratannya yang ada. Oleh karena itu, Bupati minta kepada kepala Disdikpora Rohul memeriksa persyaratan tersebut. Seperti jarak sekolah yang ada minimal 6 kilo meter dan persyaratan lainnya.
“Kalau persyaratan tersebut sudah dipenuhi, maka permintaan masyarakat Desa suka maju akan dikabulkan, Namun jikalau persyaratan belum dipenuhi maka pembangunannya akan diundur. Kita tidak bisa asal memenuhi permintaan masyarakat saja, tapi harus disesuaikan persyaratannya, sehingga permintaan tersebut tepat sasaran sesuai kebutuhannya, “kata Bupati Acmad. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Agar Bahan Pangan Menjadi Aman dan Sehat Selama Empat Hari Training Audit HACCP di PT SAI

Ujungbatu, MR
Selama empat hari berturut-turut, yang dimulai pada hari selasa (14/6), telah dilangsungkan Training Audit Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) di PT SAI Ujungbatu Rokan. Dengan menghadirkan Instruktur Utama, Ir.Yuono Wijanarko,MM dari Productivity & Quality Management (PQM) Consultan Jakarta, yang juga sebagai Trainer dan Consultan pada PT Astra Agro Lestari (AAL), didampingi Fivi Fitrisia, SP.i, dari PT AAL Jakarta, selaku penanggung jawab untuk menerapkan system keamanan pangan di perusahaan-perusahaan group AAL tsb.
Sebanyak 25 orang peserta, yang mengikuti Training Audit HACCP yang akan berlangsung hingga pada hari jumat (17/6), berasal dari perusahaan-perusahaan dibawah naungan PT AAL, seperti PT Sawit Asahan Indah (SAI) di Ujungbatu kabupaten Rokan Hulu, PT Tunggal Perkasa Plantation di Air Molek, PT Sari Limbah Subur di Ukui, PT Kimia Tirta Utama di Buatan, dan PT Eka Dura Indonesia di Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Para peserta, adalah para karyawan dari berbagai bidang dan bagian, seperti bagian pabrik, tanaman, teknik, Safety Health Environment (SHE) dan personalia.
Demikian penjelasan yang dihimpun media riau, dari Administratur (ADM) PT SAI Ir.Puguh WB, melalui Community Development Officer (CDO) Usman Lubis, di sela-sela berlangsungnya training, Rabu (15/6). Ditambahkannya, pada bulan oktober 2010 yang lalu, Badan Sertifikasi HACCP dari Laboratorium Terpadu IPB, telah melakukan audit terhadap ke-lima perusahaan grup AAL tersebut diatas, dan hasilnya semua lulus, dan masing-masing mendapat sertifikat ungkap Lubis.
Menjawab pertanyaan, seputar materi training yang akan digumuli peserta selama masa training, kepada media riau, Ir.Yuono Wijanarko,MM, memaparkan, kepada para peserta akan diberi pemahaman system manajemen keamanan dan kesehatan pangan yang sudah diimplementasikan oleh HACCP di PT.AAL dan Group perusahaannya. Kemudian Memberikan pemahaman mengenai audit internal, untuk mengaudit dengan system manajemen HACCP.
Pada training tsb, juga akan dijelaskan mengenai prinsip-prinsip HACCP yang harus dijalankan PT AAL dan grup perusahaannya. Ada 7 prinsip dimaksud, yakni, 1. Identifikasi bahaya, 2.peraturan critical control point, 3. menentukan control limit, 4. melakukan monitoring, 5. melakukan tindakan perbaikan, 6. melakukan verifikasi, 7.Mematuhi pencatatan yang efektif. Selain ke-7 prinsip tsb, juga akan dipelajari, tentang audit internal, seperti prinsip audit, kompetensi audit, program audit, pelaksanaan audit, dan pelaporan audit dan tindakan ditempat. Sedangkan system yang digunakan selama training adalah, diskusi di kelas, latihan pembahasan kasus, dan praktek dilapangan tegas Yuono.
Fivi Fitrisia,SP.i, dari PT AAL Jakarta, yang diminta pendapatnya seputar pelaksanaan training Audit HACCP, menyebutkan, HACCP adalah system keamanan pangan yang diterapkan di industri makanan, dan merupakan tuntutan konsumen dan pemerintah, agar makanan atau bahan pangan yang dihasilkan menjadi sehat, aman, dan tidak terkontaminasi dengan bahan2 yang berbahaya, yang dapat menimbulkan penyakit bagi konsumen.
Sedangkan Tujuan dilakukannya training ini adalah, untuk meningkatkan pemahaman bagi tim audit HACCP, agar dapat memonitoring penerapan HACCP di perusahaan masing-masing (AAL group). Seluruh karyawan diwajibkan, untuk menjaga mutu dari produk yang dihasilkan perusahaan dalam keadaan aman, sehat, dan tidak terkontaminasi. Misalnya pada bagian tanaman, buah TBS yang akan diolah menjadi CPO tidak terkontaminasi dengan pupuk atau obat herbisida, demikian dengan bagian yang lainnya. Dalam rangka penerapan HACCP, Sebelumnya telah diadakan sosialisasi kepada seluruh karyawan, untuk hidup bersih dan sehat, dengan demikian produk-produk yang diolah juga akan menghasilkan yang aman dan sehat, terang Fivi. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Kades Suka Maju Tidak Membeda-bedakan Warga

Pasir Pengaraian, MR
Kepala Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah periode 2011-2016 H Baharuddin berjanji akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat desanya. Menurutnya, warga desanya berhak mendapat pelayanan terbaik selama kepemimpinannya dalam melayani masyarakat desa Suka Maju semaksimal mungkin. Pelayan terbaik dimulai dengan pelayanan transfaran baik itu dikantor, dirumah ataupun dijalan, Apabila sifatnya yang mendesak akan selalu diprioritaskan, supaya jangan sampai urusan masyarakat terkendala.
Demikian disampaikan kepada Media Riau selasa, (14/6) diruang kerjanya. “Saya akan menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Dengan kata lain dari masyarakat untuk dan kepada masyarakat. Sebab, Warga Desa suka maju adalah masyarakat heterogen terdiri dari berbagai etnis, suku dan agama. Pada masa jabatan saya ini tidak akan ada membeda-bedakan warga. Semua warga akan mendapat perlakuan ak yang sama, “kata Kades tersebut.
Untuk semakin dekatnya pelayanan aparat desa terhadap masyarakat, pihaknya sudah rencanakan penambahan jumlah Rukun Tetangga (RT) yang nantinya biar nasyarakat sendiri memilih bakal siapa yang patut ditunjuk sosok sebagai seorang RT. Tentunya diantara warga yang memiliki pengalaman serta mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM).
Sementara untuk membangun dan memajukan Desa suka maju dalam waktu selama tiga tahun kedepan ini, Desa Suka maju telah mendapat bantuan rutinitas dari pemerintah, yakni bantuan RIS PNPM, ditambah tahun 2011 ini Desa Suka Maju memdapat bantuan dari pemerintah Kabupaten Rokan hulu berupa bantuan Pamsimas.
“Selain itu, kita juga telah mengusulkan agar mendapatkan bantuan Gal elpiji 3 Kg berdasarkan jumlah warga penduduk Desa Suka Maju yang akan membutuhkannya sekitar 1000 unit untuk masyrakat. Dengan upaya dan kerja keras aparat desa, kedepan kita berharap sesuai Visi dan Misi, ingin menjadikan Desa suka maju menjadi desa terbaik ditingkat Kabupaten Rohul. Sementara kebijakan meningkatkan ekoniomi masyarakat, saya akan berusaha memberikan jalan usaha serta dukungan bantuan modal melalui dana bantuan Usaa Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) sebagai untuk modal usaha. Semoga ekonomi masyarakat Desa Suka Maju semakin meningkat, dan angka kemiskinanpun semakin berkurang, sehingga kehidupan masyarakat kedepan semakin sejahtera.(Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

10 Eks Karyawan PT Torganda dan Torus Ganda Ajukan Gugatan

Pasir Pengaraian, MR
Pasca Dinas Tenaga Kerja Kependudukan dan Catatan Sipil (Disnakerdukcapil) melalui Mediator Hubungan Industrial kabupaten Rokan Hulu mengeluarkan anjuran, kepada pihak PT Torganda dan PT Torus Ganda, maupun kepada 10 orang eks karyawan kedua perusahaan tsb, terkait dengan keputusan sepihak oleh perusahaan, yakni memutasikan para Karyawannya ke Sulawesi dan Ambon, dimana para karyawan dapat menerima anjuran pihak mediator, sedangakan PT Torganda tidak merespon sama sekali, akhirnya kesepuluh eks karyawan tsb mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru bidang Penyelesaian Hubungan Industrial (PHI).
Demikian disampaikan Kepala Disnakerdukcapil kabupaten Rokan Hulu Drs.H.Dipendri,S.Pd,MM melalui Mediator Hubungan Industrial, Haposan Siregar,SH kepada media riau, yang ditemui di ruang kerjanya, selasa (14/6). Jika gugatan ini juga tidak mendapatkan hasil, langkah terakhir yang akan ditempuh para eks karyawan kedua perusahaan, adalah mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung, hal itu sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam undang-undang nomor 2 tahun 2004 pasal 13 ayat 2 tentang ketenaga kerjaan ungkap Siregar.
Sebagaimana Anjuran yang disampaikan oleh mediator hubungan industrial, melalui surat nomor 212/560/TKCP-HI/MD/V/2011 tertanggal 3 mei 2011, yang ditujukan kepada pimpinan PT Torus Ganda dan Listen Sitohang,Cs (6 orang), yang isinya ; 1. agar pengusahan PT Torus Ganda desa tambusai timur dapat menerima pengahiran hubungan kerja yang dilakukan oleh pekerja Listen Sitorus Cs (6 orang) dan memberikan hak.
2. Agar pengusaha PT Torus Ganda membayar secara tunai hak pekerja dengan perincian, a. Listen Sitohang, jabatan terakhir sebagai Asisten Lapangan, masa kerja 19 tahun, 5 bulan, jumlah pesangon, dll Rp.132.990.111,- b. Hasudungan Hutasoit, jabatan terakhir sebagai mandor 1, masa kerja 8 tahun, 1 bulan, jumlah pesangon, dll Rp.47.629.620,- .
c. Erwin Siagian, jabatan terakhir sebagai mandor lapangan, masa kerja 11 tahun 3 bulan, jumlah pesangon, dll Rp.44.609.820,- d. Rentina Siallagan, jabatan terakhir sebagai mandor lapangan, masa kerja 7 tahun, 1 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp.23.357.628,- e. Kristina Herawati Simbolon, jabatan terakhir sebagai mandor lapangan, masa kerja 8 tahun 10 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp. 5.680.080,- f. Heppi Nuriati Sitinjak, jabatan terakhir sebagai kerani kantor, masa kerja 8 tahun 10 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp.42.582.101,-.
Demikian juga anjuran dari mediator hubungan industrial, melalui surat nomor 214/560/TKCP-HI/MD/V/2011, tertanggal 3 mei 2011, yang ditujukan kepada pimpinan PT Torganda dan Limbong Siagian Cs (4 orang), yang isinya, 1. agar pengusaha PT Torganda desa Tambusai Utara dapat menerima pengahiran hubungan kerja yang dilakukan oleh pekerja Limbong Siagian Cs (4 orang) dan memberi hak.
2. agar pengusaha PT Torganda membayar secara tunai hak pekerja, dengan perincian ; a. Limbong Siagian, jabatan terakhir mandor 1, masa kerja 20 tahun 3 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp.86.779.057,- b. Bihelman Sitorus, jabatan terakhir mandor lapangan, masa kerja 10 tahun 8 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp.49.908.399,- c. Sukardi Sianipar, jabatan terakhir sebagai mandor lapangan, masa kerja 1 tahun 9 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp.5.676.400,- d. Samuel Sitohang, jabatan terakhir sebagai kerani produksi, masa kerja 6 tahun 10 bulan, jumlah pesangon, dll, Rp.31.778.368,-.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa Pada tanggal 4 april 2011 yang lalu, pihak manajemen PT. Torganda memutasikan para karyawan kebun Tambusai Utara dan PT Torus Ganda Kebun Tambusai Timur (sebanyak 10 orang), ke PT. Damai Jaya Lestari/Nusaina yang berada di Sulawesi dan Ambon, tanpa alasan yang jelas, dan juga hal itu belum pernah dibicarakan oleh pihak perusahaan dengan para karyawan. Tanpa pernah melakukan kesalahan, maupun membuat permasalahan dalam perusahaan.
Hal itu dituturkan Limbong Siagian, salah seorang dari karyawan yang kena mutasi, kepada media riau melalui telepon selularnya, berhubung keputusan sepihak, dan perlakuan semena-mena dari perusahaan tsb, para karyawan tidak bersedia menjalankan mutasi tsb. Dan sejak saat itu mereka diberhentikan secara sepihak, sesuai dengan ultimatum dari pihak manajemen, jika tidak mengikuti keputusan mutasi tsb, maka dianggap menugundurkan diri, ungkap Siagian yang menjabat sebagai mandor satu di kebun Tambusai Utara, dengan masa kerja 20 tahun lebih. Manajer kebun Tambusai Timur PT.Torganda, Alboster Sitorus, yang dihubungi melalui telepon selularnya guna konfirmasi seputar kasus tsb, tidak berhasil, Ponselnya sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

23 Atlet dan Official Rohul Ikuti O2SN SMA di Pekanbaru

Pasirpangaraian- MR
Sedikitnya 18 atlet, dan 5 official dari Kabupaten Rokan Hulu, Senin (13/6/11) pagi, dilepas untuk bertarung pada Ajang Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se-Provinsi Riau di Pekanbaru.
Atlet dan official tersebut, dilepas Kepala Bidang Pemuda Olahraga (Kabid Menpora) Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rokan Hulu, Dahnil M.Si, dari Halaman Kantor Disdikpora.
Ke 18 atlet tersebut, meliputi 2 orang akan turun dalam cabang olahraga atletik, 2 atlet cabang tenis meja, 2 atlet cabang bulu tangkis, 4 atlet cabang pencak silat, dan 4 atlet cabang olehraga kareteka.
“Diharapkan, seluruh atlet yang bertarung di ajang O2SN, bisa meraih prestasi yang terbaik dan membawa nama Rokan Hulu dikacah tingkat Provinsi Riau,” harap Dahnil. Dahnil menjelaskan, pada pelaksanaan O2SN tingkat SLTA tahun 2010 lalu, Rokan Hulu hanya menempati ranking ke-5 (lima). Diharapkan, tahun ini para atlet mampu meraih prestasi terbaik. “Pada O2SN tingkat SMP dan SD tahun 2010 lalu, kita tidak meraih prestasi yang terbaik, diharapkan dari tingkat SLTA ini, kita bisa meraih prestasi gemilang,” harapnya lagi. Pada O2SN tahun 2010 lalu, Rokan Hulu hanya menempati ranking ke-5 dengan menyabet 5 medali emas, yaitu dari cabang pencak silat dan cabang atletik. Dari kedua cabang ini, diharapkan atlet mampu meraih prestasi yang lebih gemilang lagi. Sesuai jadwal, pelaksanaan O2SN tingkat SLTA dilaksanakan 13-15 Juni 2011. Untuk O2SN tingkat SMP, sudah dilaksanakan 3-6 Juni 2011 kemarin, sedangkan O2SN tingkat SD sudah dilaksanakan 9-12 Juni 2011 kemarin, dan Rokan Hulu hanya meraih 4 medali perak dan 1 perunggu, berada diposisi ke-7. (rtc)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Dishutbun Rohul Berharap Kuota Pupuk Subsidi Ditambah

Pasirpangaraian- MR
Alokasi jatah pupuk subsidi untuk petani perkebunan rakyat di kawasan Rokan Hulu (Rohul), masih terbilang jauh dari kebutuhan alias belum memadai.
Dari data Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Diskebun) Rohul, areal perkebunan rakyat, baik tanaman kelapa sawit seluas 207.804,18 hektare (ha), dan karet luas mencapai 56.447,20 ha. Sebagian petani yang menggarap lahan masih mengandalkan pupuk subsidi dari pemerintah.
“Makanya kita berharap ada alokasi jatah pupuk subsidi untuk petani perkebunan, pasalnya untuk kuota ditentukan langsung oleh Gubernur Riau,” kata Sugiarno SP, Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul didampingi Kasi Sarana dan Prasarana, Mesin Brahmana Sembiring, kepada wartawan, Sabtu (11/06/11) kemarin.
Kata Sugiarto, di kawasan Rohul ada dua komoditi perkebunan yang menjadi primadona masyarakat, sebab sekitar 60 persen luas areal perkebunan adalah milik masyarakat, bukan perusahaan. Tetapi alokasi pupuk bersubsidi dijatah dan ditentukan Provinsi Riau.
Pada tahun 2011 ini, untuk pupuk jenis Urea 7.060 ton, SP-36 1.656 ton, 1.595 ton, NPK 5.474, organik 993 ton, peternakan Urea 95 ton, SP-36 7 ton, dan ZA 9 ton.
Sementara untuk jatah sektor tanaman pangan, jauh dari jatah petani perkebunan rakyat. Seperti urea, diberikan mencapai 20.800 ton, ZA 1.702 ton, NPK 12.731 ton, Organik 2.925 ton. Sedangkan dibidang tanaman holtikultura, urea 2.949 ton, SP-36 269 ton, ZA 694 ton, NPK 1.795 ton, organik, 415 ton, untuk perikananan budidaya, urea 1.096 ton, SP-36 395 ton, organik 154 ton.
Untuk total jatah pupuk subsidi, baik di sektor perkebunan rakyat, tanaman pangan, peternakan, maupun holtikultura, pupuk jenis urea 32.000 ton, SP 365.500 ton, Za 4000 ton, NPK 20.000 ton dan Organik 4.500 ton.
“Jika dirata-ratakan, maka jatah pupuk subsidi di sektor petani perkebunan rakyat dari total jatah untuk Rokan Hulu, persentasenya hanya didapat 10 persen dari luas kebun rakyat di dua komoditi ini,” tutur Sugiarno.
Ia berharap, kuota pupuk bisa ditambah. Di samping subsidi pemerintah, ditambah juga dari APBD kabupaten, sehingga rendah produksi, kurangnya pemberdayaan, atau penguatan kelembagaan bisa diwujudkan dan ditingkatkan, sehingga masalah tadi mampu diatasi. (rtc)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Bupati Rohul Lantik Tiga Kades di Bangunpurba

Bangunpurba- MR
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad M.Si, berharap tidak ada lagi membeda-membedakan suku, di Desa Rambah Jaya, Pasir Intan dan Pasir Agung, Kecamatan Bangunpurba.
“Tapi harus mempersatukan masyarakat, untuk kelancaran proses di Rokan Hulu ke arah yang lebih baik dan maju,” harap Bupati Achmad, pada arahan saat melantik 3 kepala desa (Kades), Kades Rambah Jaya, Pasir Intan, dan Pasir Agung di Desa Rambah Jaya, priode 2011-2017, sekaligus Peresmian Badan Usaha Milik desa (BUMDes) Tunas Muda di Desa Bangunpurba Barat, sore kemarin.
“Mulai saat ini, tidak ada lagi pengkotak-kotakan masyarakt dan membedakan suku, pun tak ada istilah daerah transmigrasi. Apalagi, seluruh proses Pilkades langsung sudah selesai, sehingga agar kembali bersatu, kompak serta berkomitmen mendukung pemerintahan untuk kemajuan bersama,” himbaunya.
Kepada 3 Kades terpilih, Bupati berharap tidak ada kesan mengurangi pengabdian, tapi justru meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan, Kades menjaga tanah desa dan mampu menyelesaikan batas desa, termasuk memberikan identitas tanah atau surat tanah, dengan teliti dan hati hati, agar tidak merugikan masyarakat luas. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga ucapkan terima kasih kepada Kades lama dan Pjs. Mereka diminta mampu bekerja dengan baik, dan mampu mengemban amanah masyarakat.
Dari kegiatan kemarin, Bupati Achmad menyalurkan dana UED-SP untuk Desa Tangun senilai Rp300 juta. Ia juga menyempatkan melantik Pengurus BUMDes Tunas Baru, Desa Tangun, Kecamatan Bangunpurba. (rtc)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Kondisi Warga Kepenuhan Keracunan Makanan Sudah Membaik

Kepenuhan, MR
Hingga saat ini kondisi para warga Kepenuhan yang menjadi korban keracunan makanan, sudah mulai membaik. Dari 215 orang warga desa Rantau Binuang Sakti, kecamatan kepenuhan, kabupaten Rokan Hulu, yang diduga keracunan makanan setelah mengkonsumsi mie goring instan, sekira 107 orang sudah dibolehkan pulang ke rumah masing-masing, untuk dirawat keluarga. 67 orang masih dirawat di Puskesmas Kepenuhan, 2 diantaranya akan segera di rujuk ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Rohul, karena kondisinya agak memburuk, dan 41 orang masih dirawat intensif di RSUD Rohul.
Demikian Informasi yang dihimpun Media Riau dari Kades Rantau Binuang Sakti, Aladdin, melalui telepon selularnya, senin (13/6). Lebih jauh dijelaskannya, kiranya pihak pemkab Rokan Hulu dapat segera memberikan bantuan kepada para keluarga korban, yang sudah mengalami lumpuh total dari segi ekonomi.
Sejauh ini pihak dinas kesehatan kabupaten rokan hulu dan dinas kesehatan propinsi riau sudah turun ke tempat kejadian peristiwa (TKP), dan saat ini masih mengumpulkan sample makanan berupa sisa makanan mie goreng instan tsb. Selain itu, camat kepenuhan, anggota DPRD Rohul diantaranya Ismail,S.Ag,M.Si, juga sudah turun ke TKP ungkap Kades.
Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, kasus tsb berawal pada ahad (12/1), ketika itu pihak sekolah PDTA Al Khiran desa rantau binuang sakti, mengadakan acara perpisahan, yang dimulai dari pagi hingga pukul 12.30. Satu jam kemudian setelah mengkonsumsi makanan mie goreng instant yang dijadikan konsumsi pada acara tsb, atau sekira pukul 13.00 WIB, para warga mengalami mual, pusing dan muntah-muntah, yang kemudian dilarikan ke puskesmas dan sebagian ke RSUD Rohul.
Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, SIK,M.Si, yang dikonfirmasi melalui ponselnya seputar kasus tsb, kepada media riau menjelaskan, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP, dengan mengumpulkan sisa2 makanan untuk dilakukan sebagai sample dan selanjutnya akan dikirim ke Laboratorium, untuk mengetahui secara medis, apakah keracunan tsb dari makanan, atau dari yang lain. Selain itu juga kepada para korban sudah dilakukan identifikasi, sekaligus minta keterangan saksi-saksi, seperti panitia, wali murid, namun sifatnya masih sebatas wawancara ungkap Kapolres.
(Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Psikotes di SMPN 1 Ujung Batu Mengetahui Tingkat Kepribadian dan IQ

Ujungbatu, MR
Sehubungan dengan penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2011/2012, Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri 1 Ujungbatu akan mengadakan psikotes sebagai salah satu persyaratan bagi peserta didik baru. Meski diakui pada tahun ajaran yang lalu, persyaratan penerimaan peserta didik baru hanya berupa seleksi bahan dan tes tertulis.
Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Ujungbatu Ausykarni, S.Pd, MM kepada Media Riau senin, (13/6) diruang kerjanya. Adapun dilakukannya psikotes terhadap peserta didik baru yakni, bertujuan untuk mengetahui kemampuan kepribadian dan intelektual Queteen (IQ) peserta didik baru tersebut. Menurut Ausykarni, jumlah peserta didik baru mencapai 307 orang, kendati yang akan diterima nantinya hanya 270 siswa.
“Bagi peserta didik baru, baik yang lulus tes maupun yang tidak nantinya hasil psikotes tes itu akan dibagikan kepada seluruh peserta. Menurut rencana hasil tes akan kita umumkan pada tanggal 18 juni yang akan datang. Dengan adanya psikotes, maka diharapkan para guru maupun orang tua wali murid dapat mengetahui kemampuan intelektual anak secara detil. Selain itu, pihak sekolah bisa menempatkan siswa tersebut, apakah dikelas unggul atau dikelas reguler, “kata adik kandung wakil Bupati Kabupaten Siak ini. (Maruba)
Baca selengkapnya Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget