gravatar

Agar Bahan Pangan Menjadi Aman dan Sehat Selama Empat Hari Training Audit HACCP di PT SAI

Ujungbatu, MR
Selama empat hari berturut-turut, yang dimulai pada hari selasa (14/6), telah dilangsungkan Training Audit Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) di PT SAI Ujungbatu Rokan. Dengan menghadirkan Instruktur Utama, Ir.Yuono Wijanarko,MM dari Productivity & Quality Management (PQM) Consultan Jakarta, yang juga sebagai Trainer dan Consultan pada PT Astra Agro Lestari (AAL), didampingi Fivi Fitrisia, SP.i, dari PT AAL Jakarta, selaku penanggung jawab untuk menerapkan system keamanan pangan di perusahaan-perusahaan group AAL tsb.
Sebanyak 25 orang peserta, yang mengikuti Training Audit HACCP yang akan berlangsung hingga pada hari jumat (17/6), berasal dari perusahaan-perusahaan dibawah naungan PT AAL, seperti PT Sawit Asahan Indah (SAI) di Ujungbatu kabupaten Rokan Hulu, PT Tunggal Perkasa Plantation di Air Molek, PT Sari Limbah Subur di Ukui, PT Kimia Tirta Utama di Buatan, dan PT Eka Dura Indonesia di Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Para peserta, adalah para karyawan dari berbagai bidang dan bagian, seperti bagian pabrik, tanaman, teknik, Safety Health Environment (SHE) dan personalia.
Demikian penjelasan yang dihimpun media riau, dari Administratur (ADM) PT SAI Ir.Puguh WB, melalui Community Development Officer (CDO) Usman Lubis, di sela-sela berlangsungnya training, Rabu (15/6). Ditambahkannya, pada bulan oktober 2010 yang lalu, Badan Sertifikasi HACCP dari Laboratorium Terpadu IPB, telah melakukan audit terhadap ke-lima perusahaan grup AAL tersebut diatas, dan hasilnya semua lulus, dan masing-masing mendapat sertifikat ungkap Lubis.
Menjawab pertanyaan, seputar materi training yang akan digumuli peserta selama masa training, kepada media riau, Ir.Yuono Wijanarko,MM, memaparkan, kepada para peserta akan diberi pemahaman system manajemen keamanan dan kesehatan pangan yang sudah diimplementasikan oleh HACCP di PT.AAL dan Group perusahaannya. Kemudian Memberikan pemahaman mengenai audit internal, untuk mengaudit dengan system manajemen HACCP.
Pada training tsb, juga akan dijelaskan mengenai prinsip-prinsip HACCP yang harus dijalankan PT AAL dan grup perusahaannya. Ada 7 prinsip dimaksud, yakni, 1. Identifikasi bahaya, 2.peraturan critical control point, 3. menentukan control limit, 4. melakukan monitoring, 5. melakukan tindakan perbaikan, 6. melakukan verifikasi, 7.Mematuhi pencatatan yang efektif. Selain ke-7 prinsip tsb, juga akan dipelajari, tentang audit internal, seperti prinsip audit, kompetensi audit, program audit, pelaksanaan audit, dan pelaporan audit dan tindakan ditempat. Sedangkan system yang digunakan selama training adalah, diskusi di kelas, latihan pembahasan kasus, dan praktek dilapangan tegas Yuono.
Fivi Fitrisia,SP.i, dari PT AAL Jakarta, yang diminta pendapatnya seputar pelaksanaan training Audit HACCP, menyebutkan, HACCP adalah system keamanan pangan yang diterapkan di industri makanan, dan merupakan tuntutan konsumen dan pemerintah, agar makanan atau bahan pangan yang dihasilkan menjadi sehat, aman, dan tidak terkontaminasi dengan bahan2 yang berbahaya, yang dapat menimbulkan penyakit bagi konsumen.
Sedangkan Tujuan dilakukannya training ini adalah, untuk meningkatkan pemahaman bagi tim audit HACCP, agar dapat memonitoring penerapan HACCP di perusahaan masing-masing (AAL group). Seluruh karyawan diwajibkan, untuk menjaga mutu dari produk yang dihasilkan perusahaan dalam keadaan aman, sehat, dan tidak terkontaminasi. Misalnya pada bagian tanaman, buah TBS yang akan diolah menjadi CPO tidak terkontaminasi dengan pupuk atau obat herbisida, demikian dengan bagian yang lainnya. Dalam rangka penerapan HACCP, Sebelumnya telah diadakan sosialisasi kepada seluruh karyawan, untuk hidup bersih dan sehat, dengan demikian produk-produk yang diolah juga akan menghasilkan yang aman dan sehat, terang Fivi. (Maruba)

Artikel Terkait by Categories



Widget by Uda3's Blog
Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget