Tampilkan postingan dengan label DUMAI. Tampilkan semua postingan

gravatar

Jadikan Dumai Tujuan Wisata

Dumai adalah salah satu pintu gerbang utama bagi daerah Riau Daratan yang dahulunya hanya sebuah kota nelayan kecil dibelahan pantai timur Sumatera. Namun seiring perkembangan zaman, kota ini telah berubah dan sedang tumbuh pesat menjadi sebuah Kota Industri dan Kota Pelabuhan Minyak yang dilengkapi dengan tangki-tangki penyimpanan minyak dan instalasi lainnya.
Secara geografis, Kota Dumai berada pada posisi 1?23-1?24'23" BT dan 101?28'13 LU dengan luas wilayah 1.727,385 km?, terdiri dari tiga daerah kecamatan dengan batas wilayah sebagai berikut, Utara Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selatan Kecamatan Mandau, Barat Kecamatan Bangko dan Timur Kecamatan Bukit Batu
Hingga akhir 2010 jumlah penduduk Dumai tercatat lebih kurang 265 ribu jiwa. Dumai merupakan salah satu kota pelabuhan paling strategis di Provinsi Riau, sebagai pintu gerbang di pantai timur Sumatera, pelabuhan Dumai berperan penting dalam melayani aktifitas ekspor impor barang dan penumpang domestik maupun manca Negara.
Dalam rangka meningkatkan fasilitas dan pelayanan terhadap pelaku bisnis dan masyarakat umum, pemerintah Kota Dumai telah mendirikan Kantor Pelayanan Terpadu dibawah koordinasi Kantor Penanaman Modal Kota Dumai dengan tujuan penghematan biaya, waktu dan prosedur pelayanan perizinan. Kantor ini berfungsi mempermudah dan mempercepat urusan perizinan.
Kota Dumai yang berada dibelahan pantai timur Sumatera merupakan pintu masuk utama ke Riau dari beberapa Negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand dan Singapura, tak heran Walikota Dumai, H. Khairul Anwar ingin menjadikan Dumai sebagai tujuan Wisata Domestik dan Internasional.
Kata Khairul untuk mewujudkan semua itu, saat ini Pemerintah kota Dumai berangsur sudah melakukan berbagai pembenahan dibidang Pariwisata, seperti rencana Pemko membuka akses Makam Puteri Tujuh yang merupakan legenda yang sangat terkenal hingga manca Negara. Makam ini nantinya akan dipindahkan agar bisa menjadi salah satu objek para wisatawan yang berkunjung ke kota Dumai.
Sebagai keseriusan Pemerintah kota Dumai, beberapa hari lalu Walikota Dumai, H. Khairul Anwar sudah melantik Pengurus Dumai Tourism Board, mereka diberi PR oleh Wako agar bisa mensukseskan Dumai visit 2012.
Selain makam Puteri tujuh, masih banyak lagi objek Wisata yang bisa dikembangkan dengan baik, seperti menata dan menghidupkan kembali taman Wisata Danau Bunga Tujuh di Jalan Soekarno ? Hatta, dalam hal ini Wako telah memerintahkan kepada kepala Dinas Pariwisata agar tempat itu dapat dibenahi dan dikelola dengan baik lagi. Adanya wacana Wako ingin mendirikan Central Park sebagai pusat pesta rakyat sangat disambut baik masyarakat kota Dumai, dengan keberadaan Central park tersebut akan menciptakan suasana baru dikota Dumai, apalagi kata Wako, 16 suku yang ada dikota Dumai akan diberikan kesempatan untuk menampilkan seni budaya daerahnya masing-masing setiap malamnya, dengan begitu, selain menjadi hiburan harapan wako akan meningkatkan perekonomian masyarakat Dumai, karna, makin banyak pengunjung yang datang maka makin banyak barang dagangan para penjaja makanan yang laku. Pembangunan Centra Park akan segera direalisasikan, kata Wako. ?Pembangunan pusat pesta rakyat ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi kota berjuluk Mutiara Pantai Sumatera itu. Dan tentunya semua dapat terwujud berkat dukungan masyarakat Dumai,? tambahnya(Bam)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Lahan Patra Dock Bikin Resah Warga

DUMAI-MR
Warga di Kecamatan Dumai Barat mengeluhkan kondisi di lokasi eks perumahan PT Patra Dock dan lahan kosongnya di Kelurahan Purnama. Pasalnya, di lokasi perumahan dan lahan kosong tersebut dinilai rawan kejahatan. Menurut warga yang ditemui Media Riau Rabu (15/6), kondisi perumahan kosong dan lahan yang tak terawat tersebut membuat warga takut. Sebab, sudah sering terjadi tindak kejahatan di sekitar lokasi tersebut. Selain itu, kondisi semak yang semrawut jelas juga merusak keindahan kota.”Lahan Patra Dock semrawut, gelap dan banyak nyamuk. Jangan biarkan lagi lahan tersebut tak terawat, sehingga bakal menimbulkan banyak masalah bagi masyarakat sekitar. Sebab, bakal menjadi lokasi yang nyaman bagi tindak kejahatan,” ujar Sudirman, kemarin.
Kondisi itu sudah lama dikeluhkan warga. Namun, pihak PT Patra Dock yang sedang dalam proses likwidasi tidak mengindahkan kondisi itu. Untuk itu, dia berharap kepada pihak terkait, yaitu PT Patra Dock, Tim Likwidasi, dan PT Pertamina Refenery Unit II Dumai agar segera merawat lahan dan lokasi perumahan, supaya selalu bersih, tidak menjadi semak belukar.
Menyikapi hal itu, pihak PT Patra Dock dan Tim Likwidasi Aset PT Patra Dock berjanji akan menindaklanjutinya. Memang diakuinya, pihaknya telah lalai dalam memelihara kebersihan di sekitar lahan dan perumahan tersebut.
“Terima kasih atas masukan yang disampaikan anggota dewan. Kami akan menindaklanjuti persoalan ini secepatnya,” ujar Suparman, Tim Likwidasi Aset PT Patra Dock.(ricky)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Tahun 2014 Tidak Ada Jalan Berlobang Wako Janji lagi Pada Masyarakat

DUMAI-MR
Di tahun 2014 mendatang, tidak akan ada lagi kita temukan jalan yang berlobang dan rusak parah, seperti yang kondisi jalan sekarang ini. Pasalnya, semua kondisi infrastruktur yang kondisi parah tersebut akan diperbaiki semua dan tibun. Dengan bagusnya kondisi infrastruktur di tahun 2014 mendatang, tentu arus lalu lintas jalan di Kota Dumai akan lancar dan diharapkan perekonomian akan meningkat. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat akan sejahtera dan makmur. “Semua jalan raya di Kota Dumai, akan diperbaiki dan direncanakan di tahun 2014 keadaannya tidak ada lagi yang berlobang dan rusak parah,” sebut Walikota Dumai, Khairul Anwar, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/6), usai mengukuhkan pengurus Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai (LKKMD) di Hotel comfort. Disebutkan mantan pimpinan Bank Riau Cabang Dumai dan Pekanbaru ini, sekarang ini sebagian jalan raya Dumai sedang diperbaiki, seperti di Jalan Raya Medang Kampai dan di Bukit Kapur. Namun, untuk sekarang ini hanya jalan yang kondisinya sangat parah diperbaiki terlebih dahulu. “Setelah semua infrastruktur kondisinya bagus. Kedepannya, jalan tersebut akan dipelihara dan setiap hari ada pengawas yang berjalan untuk mengecek keadaannya. Maksudnya bila ada jalan yang rusak dan berlobang akan ditimbun. Dengan demikian, kedepannya tidak ada lagi jalan yang berlobang dan rusak,” pungkas Wako. (ricky)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Rampok Senpi Beraksi 100 Juta Lenyap

DUMAI-MR
Kasus perampokan bersenjata api (Bersenpi) yang terjadi di Jalan Jeruk, Kelurahan Rimbasekampung, Dumai terbilang berani. Di siang bolong, saat warga masih beraktivitas penuh serta kondisi jalan dan rumah yang padat, pelaku berani menjalankan aksinya.
Korban Amat (30), warga Jalan Jambu, Dumai dibuat tak berkutik, dan terpaksa menyerahkan uang Rp100 juta yang baru diambilnya dari BCA Dumai. Kejadian tersebut berlangsung Rabu (15/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban dipukul pada bagian kepala dengan menggunakan gagang pistol, karena berusaha mempertahankan uang yang ada padanya. Akibat aksi kawanan pelaku, korban menjalani perawatan medis di RSUD Dumai karena mengalami luka serius pada bagian kepala atas.
Pantauan Media Riau di Tempat Kejadian Perkara (TKP), aksi perampokan berlangsung dengan sangat cepat. Saat itu, korban Amat mengendarai mobil Avanza hitam dengan Nopol BM 1896 RD dari Bank BCA mengambil uang berjumlah lebih kurang Rp100 juta lebih, yang mana uang tersebut akan dibawa kantor perusahaan sembako milik Acai yang terletak di jalan Jeruk. Namun, saat berada di Jalan Jeruk menuju arah Jalan Cempedak, tanpa disadari korban ternyata dari belakang muncul empat orang lelaki yang tak dikenal menggunakan dua unit sepeda motor masing-masing sepeda motor RX King dan Supra.
Begitu berada di sisi sebelah kanan mobil, atau persis di dekat teman korban bernama Selamat, salah satu pengendara sepeda motor mendekat dan lalu memukulkan kayu ke arah kaca mobil. “Dari dua kendaraan itu, satu kendaraan mendekat dan lalu memukulkan kayu kearah kaca depan mobil, sambil berkata berhenti,” kesaksian seorang warga yang kebetulan melihat kejadian itu berlangsung. Begitu kaca mobil dipukul, lalu mobil yang dikemudikan oleh Amat oleng dan lalu terperosok ke parit yang terdapat di sebelah kanan badan Jalan Jeruk di depan sekretariat IMI Dumai sekitar 200 meter dari kantornya. “Begitu mobil berhenti, pelaku berjumlah dua orang turun dari kendaraan sepeda motornya sambil melepaskan tembakan dua kali ke arah atas, dan seorang lagi membuka pintu. Saat itulah supir keluar dan membawa tas, maka terjadi saling tarik di bagian belakang mobil,” kata saksi mata kepada Media Riau.
Kemudian, karena tetap mempertahankan tas yang berisikan uang, pelaku saat itu langsung memukul dengan gagang pistol hingga korban tak berdaya. Berhasil melumpuhkan korban, tersangka langsung kabur dengan menggunakan sepeda motornya, sedangkan korban yang sudah tak berdaya terkapar dipinggir jalan. Warga sekitar tak kuasa memberikan bantuan, lantaran pelaku memegang senjata api jenis FN.”Mereka punya senjata bentuknya gagangnya pipih, makanya kami tidak berani mendekat. Sebab, pelaku juga sempat mengancam warga dengan senjata api,” ungkap warga yang kebetulan melintas saat kejadian berlangsung. Begitu pelaku kabur, korban langsung mendapat pertolongan warga sekitar.
Saat itu juga korban dibawa ke rumah sakit. Atas kejadian itu, terlihat petugas dari Polres dan Polsek Dumai Barat tiba dengan cepat.(ricky)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Wako Hadiri Penilaian Desa Tingkat Prop Riau

DUMAI,MR
Wako Khairul Anwar SH Beserta Camat Dumai Barat Jurianto Serta Tim penilai dari Prop Riau Hasrizal Rabu (15/6) Temu ramah di Balai Desa Tun lanang Purnama Dumai Barat,dalam penilaian Desa,Tim Prop Riau terdiri 10 orang,yang bertugas masing-masing.Dalam Sambutan Wako,iya berharap Desa Purnama dapat Juara untuk ketiga kalinya ,kalau pun itu terjadi kita akan buat kantor Lurah baru “ungkap Wako.
Berbagai macam Kategori yang Diperlombakan,mulai dari kebersihan Desa sampai Tingkat kewirausahan Penduduk setempat,namun penilaian ini akan diperlombakan,itu makanya ada Tim Penilaian “ujar Hasrizal Kepada MR
Warga Desa Tun Sri Lanang berkomitmen Juara untuk kesekian kalinya,sebab mereka terus berupaya membuat lingkungan bersih dan Warga serius bekerja sama saling Pikul memikul”ujar salah seorang warga Didik ketika berbincang-bincang dengan Wartawan Media Riau Rabu (15/6) Masih Ungkap nya,kami sepakat untuk memperjuangkan Juara,karna itulah salah satu kebanggaan kita untuk mendapatkan Juara Tingkat Prop Riau,semua kompenen saling meberi spirit menbanggun desa Tun Sri lanang yang menjadi kebangaan Warga,(hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Rapat Konsultasi Kembali Kisruh

DUMAI,MR
Rapat Konsultasi Kemarinsore Kembali Kisruh Terhadap Desakan Semua Anggota Dewan Bahkan Wali Kota Dumai, Khairul Anwar, berkali-kali mengangkat Al Qur’an menyampaikan sumpahnya di hadapan seluruh anggota dewan dan pejabat Pemko Dumai dalam forum Konsultasi Pemko-DPRD Dumai, Selasa (14/6) sore.
“Saya bersumpah di atas Al Qur’an yang sengaja saya bawa, tidak ada pengerahkan massa untuk kelangsungan rapat evaluasi ini. Bahkan ada yang menelpon saya dari Bukit Timah, jika perlu kami turunkan massa sebanyak 50 orang ke DPRD, saya bilang, ini bukan gelanggang, melainkan mencari solusi untuk mencari kebenaran terhadap masa depan masyarakat Dumai. Sekali lagi saya bersumpah tidak ada mengarahkan massa, mereka datang sendiri, dan saya bukan lagi milik KUAt melainkan madu (masyarakat Dumai red),” ujar Khairul sambil mengangkat kitab suci yang sengaja dibawanya dari rumah itu.
Sumpah Wako itu guna menjawab munculnya kecurigaan beberapa pihak terkait dengan kehadiran massa saat rapat konsultasi yang digelar, Senin kemarin. Dalam agenda pertemuan Pemko-DPRD Dumai yang pertama itu, memang dipenuhi dengan kedatangan massa yang mendesaki ruangan Geduang Dewan. Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, pun langsung menegaskan agenda itu tertutup dan mempersilahkan masyarakat untuk keluar dari forum.
Khairul pun menyampaikan alasan belum dibayarkanya proyek air bersih. “Mengapa proyek air bersih itu belum di dibayar, karena saya menilai, adanya perbedaan antara Penguna Anggaran dan Ketua Penguna Anggaran. Jika saya merekomendasikan pembayaran, bila ada ditemukan, hal-hal yang tidak bermasalah dalam hal proyek ini, yang beresiko itu penguna anggaran, bukan saya. Tapi karena saya tidak ingin hal itu terjadi, makanya saya minta di lakukan pengajian ulang,” ujar Khairul. Masih dipaparkan Khairul, Ia berjanji beberapa hari lagi siap berkonsultasi dengan Kejati dan BPK terkait proyek bermasalah itu.
Dari hasil kesimpulan, 30 anggota DPRD Dumai yang disampaikan pimpinan rapat, Ketua DPRD Dumai, Zainal effendi, memberikan kepercayaan penuh kepada Wako Dumai untuk mengambil kebijakan terhadap proyek air bersih yang kini makin Berlarut-larut tanpa kejelasan yang pasti. (hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Wan Ramli Tinju Meja Tiga Kali Rapat Konsultasi Penuh Adegan Kemarahan

DUMAI,MR
Kericuhan antar anggota dewan dan pejabat Pemerintah Kota Dumai, tak terelakan lagi. Adegan kemarahan yang diselingi dengan pemukulan meja hingga menjatuhkan meja berhasil menyulut emosi dan ketegangan seluruh peserta Rapat Konsultasi Pemko Dumai-DPRD Dumai di Gedung DPRD Dumai, Selasa (14/6).
Adegan tak beretika itu tepat disakasikan langsung Wali Kota Dumai, Khairul Anwar, serta tiga pimpinan DPRD Dumai, yaitu Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, dan dua wakilnya, Zainal Abidin dan Eko Suhardjo. Peristiwa memanas itu terjadi sekitar pukul 15.00 lewat, saat rapat lanjutan pertemuan eksekutif dan legislatif itu baru berlangsung sekitar setengah jam.
Kejadian menegangkan itu bermula saat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Infrastruktur Air Minum Kabid PDAM, Wan Ramli mendadak emosional memukul meja sebanyak tiga kali.
“Selama ini, Kadis PU tidak ada koordinasi dengan kami. Sehingga banyak laporan yang berbeda. Sebenarnya, proyek itu bukan proyek gagal,” ujar Wan Ramli dengan nada tinggi tak mampu mengendalikan emosinya.
Kemarahan Wan Ramli dalam ruang Gedung DPRD itu langsung disambut kemarahan Ketua Komisi II DPRD, Helmi. Tak berselang beberapa lama, Helmi sontak menendang dan merobohkan mejanya. Ulah Hemi itu sebagai bentuk kemarahanya terhadap aksi Wan Ramli yang dinilai sudah merendahkan gedung wakil rakyat. Suasana pun sontak gaduh, Helmi berlalu meninggalkan ruangan. Sambil pergi Helmi melontarkan kalimat yang sempat memancing emosi anggota dewan lainnya. Kalimat Helmi tak begitu jelas, karena suasana mulai gaduh.
Adalah anggota Fraksi Demokrat, Prapto Cahyo yang langsung bereaksi membalas ucapan Helmi. Sambil berdiri, dengan raut wajah emosi Cahyo pun hendak menghampiri Helmi yang sudah meninggalkan ruangan. “Tidak semua anggota dewan seperti itu,” ujar Cahyo dengan mimik kemarahan, yang akhirnya bisa diredam.
Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, yang memimpin rapat konsultasi itu seketika berhasil mengkondusifkan pertemuan yang membahas penyelesain proyek air bersih. Senin (13/6) kemarin, Wali Kota Dumai, Khairul Anwar dan Wakil Wali Kota, Agus Widayat beserta kabinetnya memenuhi rapat konsultasi Pemko Dumai-DPRD guna membahas enam item persoalan penting Dumai yang harus segera diselesaikan. Adalah di antaranya persoalan pembayaran proyek air bersih, tanah konsensi dan tanah yang disengketekan masyarakat dengan perusahaan. Persoalan lainnya, seperti molornya penetapan sekda definitif, belum dimulainya proyek lelang dan persiapan Pemko Dumai menyambut Hari Nusantara. Keenam persoalan itu tak cukup satu hari diselesaikan. (hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Jalan Utama Rusak Sulit Untuk Dilalui Kendaraan

Dumai, MR
KONDISI jalan raya, yang sama sekali belum mendapatkan perbaikan, menyusul adanya kerusakan yang berlangsung cukup lama dibeberapa titik, kondisinya hingga kini tampak semakin meluas dan bertambah parah. Bahkan, saat ini selain mengalami kerusakan di jalan tersebut juga berdebu. Pantauan Media Riau seperti pada ruas Jalan Soekarno-Hatta, Jalan lintas Bukit Timah, serta Jalan Tuanku Tambusai mengalami pertambahan kerusakan, diameter lubang di jalan kian melebar dan membesar. Beberapa titik di Jalan Soekarno-Hatta, lubang yang sempat diatasi dengan cara penimbunan dengan bahan material, namun ternyata kembali mengalami kerusakan.

Kondisi seperti ini dijumpai di beberapa titik di antara Simpang Bundaran Meriam, dengan persimpangan Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar.
“Jangankan truk yang akan melintas, kita pengendara motor saja sudah sangat kesulitan menempuh titik yang berlubang,” ujar Hendri di jumpai dekat Terminal Barang Bukit Jin.
Pada lokasi ini dijumpai bekas pengerasan menggunakan bahan material. Namun, bekas lubang yang sebelumnya ditutup dengan bahan material kembali rusak dan meluas, bahkan kalau panas dari jalan rusak mengeluarkan debu.
“Kondisi seperti itu ada di depan SMA 1, beberapa titik di antara Bandara dengan Terminal Barang dan depan Depot juga parah. Kabut debu juga beterbangan disana, dan sangat mengganggu pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor,” tambah warga Dumai Timur tersebut.
Di daerah lain, di Bagan Besar misalnya, juga ditemui beberapa titip kerusakan yang rata-rata cukup parah, seperti cekungan di tengah-tengah jalan yang bersisian dengan Danau Buatan, dekat Gudang Pusri, Bagan besar.
Kondisi yang tidak jauh beda juga ditemui di badan Jalan Tuanku Tambusai dan di antara simpang empat Bukti Timah dengan Terminal AKP/AKDP di Kelakap Tujuh.
“Kita harapkan (kepada) pemerintah segera memperbaiki titik-titik yang rusak. Kondisinya sudah jauh menyulitkan warga,” tutur Budi, pengendara sepeda motor di Bukit Timah. Berjarak sekitar satu kilometer masuk ke Jalan Tuanku Tambusai, dari simpang empat Bukit Timah, dijumpai aspal pada badan jalan yang sudah hancur. “Pada lokasi ini, debu beterbangan begitu mobil-mobil melintas. Apalagi mobil-mobil bermandi debu”ungkap umpat warga” (hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Wako Dumai : Gig Jm Sipasulta Rekan Terbaik

DUMAI MR,
Malam Pisah sambut Danlanal Dumai,dari KOL Laut (P) GIG JM SIPASULTA dan yang baru KOL Laut (P) Muhammad Ali,di pendopo Sri Bungga Tanjung jln Putri Tujuh,Kamis (9/6) Malam kemarin berlangsung Gembira dan Gelak tawa,dari Mantan Danlanal Gig Sipasulta,pasalnya dalam Pidatonya dipanggung penuh Guyunan Tawa canda,Mesti hatinya Bersedih kerena meninggalkan Kota Dumai yang sangat iya Cintai,selama iya menjabat sebagai Danlanal Dumai,Aman aman saja dan penuh persaudaraan,Pria kelariran Maluku ini sangat Baik pada rekan-rekan sepropesinya,baik dari Polri Maupun dari kesatuan TNI lainya,iya selalu dekat.
“Kesan Dan Pesan dari Mantan DanlanaL Dumai GIG JM SIPASULTA,dimalam Pisah Sambut Kemarin,Apa pun yang Kita lakukan untuk memajukan Kota Dumai,mari Kita Penuh kekompakan,agar apa yang diharapkan Bisa terwujud” Pesanya”
“Masih Katanya’ Untuk maju memang banyak rintangan yang menghadang kita,namun kita harus Komit untuk maju,Pesan saya pada Walikota Dumai Khairul Anwar,Dumai belum ada tempat pelepas lelah,dalam tanda kutip,bukan tempat Negatif,tapi tempat untuk pelepas lelah,Karena seharian Kita menjalani Rutinitas Kerja,tentu kita perlu untuk pelepas lelah Persepektif “Imbuhnya
“ Sementara Kata sambutan juga Dari Danlanal Dumai,KOL Laut (P) Muhammad Ali,GIG adalah senior saya diwaktu sama-sama di Jepang,kala itu dalam Misi tingkat jabatan,bersama tiga orang”ungkap Ali
Gig adalah senior dua tinkat diatas saya,orang nya sangat baik sama saya dan sangat membantu saya,”ujar nya Dalam pidato Pisah Sambut kemarin di pendopo Sri Bunga Tanjung Putri Tujuh.
“ Sementara Walikota Dumai Khairul Anwar SH,dalam pidato Pisah Sambut Danlanal Dumai Kemarin,Juga terkesan Pada sosok KOL Laut (P) GIG JM Sipasulta,Karena Sipasulta Berjiwa Kesatria dan Punya pemikiran yang jitu,pemimpin tangguh dalam Kesatuan AL,bisa menjaga kesatuan NKRI,tapi ditempat beliau yang baru ini,sudah terpajang Laksamana Petama “Gurau walikota.(hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Mustafa Khadir Membantah Keras Dana Ditransfer Ke Kas Daerah

DUMAI,MR
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Mustafa Khadir membantah keras masalah dana yang di Trasfer PT Pembanggunan Dumai,Ketika diwawancarai Media Riau Senin (13/6) Disela-sela Rapat Konsultasi DPRD Kemarin,Katanya belum Pernah saya Teken MOU kerja sama antar PT Pembanggunan Dumai,namun dana yang dilontarkan Fadlah Nurbidin,bahwa iya menyetorkan Dana Perhari sebesar 3’8 juta,sementara dalam kas Daerah tidak pernah ada Dana yang masuk” Ujar Mustafa Khadir ke Kas APBD Dumai itu ada, sementara Aktifitas PT Pembangguna terus Berjalan,sementara Kantor Bea Dan Cukai Kota Dumai memastikan aktivitas impor bawang yang digarap PT Pembangunan Dumai tidak pernah putus selama empat tahun terakhir. Pembeberan data itu berlawanan dengan penyampaian Direktur Utama PT Pembangunan Dumai, Fadlah Nurbidin, yang mengklaim aktivitas impor bawang dari Malaysia hanya barlangsung pada 2010 dan 2011 saja.
“Dari data yang kita punya, aktivitas impor bawang PT Pembangunan Dumai, selama 2008 dan 2009 hingga sekarang masih ada. Tapi berapa kali banyaknya kapal yang masuk, berapa jumlah muatannya, kita belum bisa mempublikasinnya. Karena harus kita rekap dulu,”ujar Kasi Penyuluhan Dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Dumai, Budi Hermanto, kepada MR
Budi pun menjelaskan jika importir tidak melakukan aktivitas impor selama satu tahun maka dipastikan Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) yang dimiliki importir tersebut siap diblokir. Hal itu sesuai dengan Pasal 6A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. “Apabila 12 bulan berturut-turut tidak ada kegiatan impor, maka perusahaan akan diblokir. Dan harus mengurus perizinan lagi jika ingin diaktifkan,” ujar Budi.
Terkait dengan persoalan yang sedang dihadapi PT Pembangunan Dumai, Budi pun menyebutkan pihaknya kedatangan tamu dari perwakilan Pemerintah Kota Dumai guna meminta data aktivitas impor BUMD. “Perwakilan Pemko tadi juga datang, meminta data sekaligus berdiskusi terkait perizinan impor yang dilakukan BUMD,” ujar Budi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Pembangunan Dumai, Fadlah Nurbidin, mengaku perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dipimpinnya itu tidak melakukan kegiatan impor selama 2008 dan 2009. Penjelasan Fadlah itu disampaikan usai memenuhi panggilan tim penyidik Tindak Pidana Koropsi (Tipikor) Kepolisian Resor (Polres) Dumai pada Kamis (9/6) lalu. Fadlah diperiksa dalam agenda dimintai keterangan terkait dugaan penggelapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari fee izin kapal impor yang digarap oleh PT Pembangunan Dumai. Diduga, BUMD yang sejak 2005 beroperasi itu tidak menyetorkan fee izin impor ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) selama empat tahun, nilainya capai Rp 4 miliar.namun Sampai kini dana yang Dimaksud tidak Jelas terindikasi telah Digelapkan Oknum BUMD selaku Perusahan Daerah yang bergerak Penggelola Aset Dumai,namun seiring bergulirnya persoalan ditubuh BUMD Dumai,Polisi terus memburu Persoalan ini sampai ada titikjelas,(hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Ketua DPRD Dumai Usir Wartawan

DUMAI,MR
Ketua DPRD Dumai Zainal Efendi,Senin (13/6) kemarin Dalam Agenda rapat Diskusi antara Walikota Dumai dan SKPD Diruang Rapat Cempaka,namun dalam agenda rapat Seluruh Wartawan Diundang Oleh Humas Pemko,acara tersebut mau akan di gelar,Tiba-tiba Ketua DPRD Zainal Efendi mengeluarkan kata,Bagi yang tidak berkepentingan Diharapkan Keluar Dari Ruang ini,Spontan saja Para Wartawan Berang terhadap Ketua DPRD Dumai,padahal agenda itu hanya Diskusi,Ketua DPRD Zainal Efendi Melanggar Pasal 14 Tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik dan telah Menggusir Wartawan yang telah Diundang Humas Pemko.
“ Diantara yang hadir,Pemuka masyarakat dan juga LSM kesemuanya sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Kota Dumai yang telah mengusir para Wartawan saat itu mengikuti Agenda Diskusi bersama Walikota Dumai,kekecewaan Para Wartawan membuat Heboh di luar Ruang Rapat Cempaka,namun masih bisa di Redam sesama Rekan Wartawan yang ada saat itu.
Di luar Ruang Rapat LSM dan Pemuka Masyarakat Pak Can Berkomentar Kepada Seluruh Wartawan yang Hadir,dan menggangap Rapat Diskusi ini ada permainan yang tidak bisa diketahui oleh Wartawan”ujar pakcan
Rapat Diskusi Walikota Dengan DPRD Kota Dumai tentang Proyek Air Bersih yang kini masih belum ada Kepastian Pembayaran sisa kerja PT nidya Karya,PT Maskita Karya,PT Adi Karya yang kini masih jadi Polemik Pemko Dumai,namun informasi tersebut masih belum jelas didapat Wartawan Media Riau,lantaran Keburu Di usir Ketua DPRD Dumai Kemarin Senin (13/6) (hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Tertangkap Bawa Sabu Seharga 7 juta Lela Wongso Mengaku Adik Gubsu

DUMAI,MR
Diduga Adik Kandung Gubsu Kemarin Minggu tertangkap Tangan dalam kendaraan Mobil Inova sedang menuju bandara Pinang Kampai Dumai,Patroli Polisi sedang menjalani Rutinitas dijalan Raya,sempintas terlihat Mobil Inova yang mencurigai,Gelagatnya namun setelah diPeriksa Adik Gubsu LELA kabur,spontan Polisi mengejar tersangka ternyata setelah digeledah Dalam Bungkusan Rokok terdapat Cristal Bening,tanpa panjang lebar tersangka di bawa ke Polreta Dumai. warga Jalan Stasiun LK IV nomor 06, Langkat, Sumatera Utara yang mengaku saudara nomor enam Gubsu diringkus Polres Dumai, karena terbukti membawa narkoba masuk ke Dumai, Minggu (12/6) sekitar pukul 05.30 WIB bersama dengan supirnya bernama Ricy Kullit (39). Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan sedikitnya sabu-sabu seberat 8 gram atau seharga Rp7 juta yang terdiri dari tiga paket. Bahkan, barang bukti lainya adalah seperangkat alat bong penghisap sabu-sabu yang ditemukan di dalam mobil Innova dengan Nopol BK 484 TW.
Kapolres Dumai, AKBP Rudi Abdi Kasenda, melalui Kasat Narkoba, AKP Jose C yang didamppingi Kaur Bin Ops, Ipda Geniung kepada wartawan mengatakan, tertangkap tersangka ini setelah dirinya masuk ke Dumai, tepatnya di depan Bandara Pinang Kampai. “Saat itu dua anggota Satlantas melakukan patroli rutin, menemukan mobil tersangka yang dicurigai,” katanya.
Saat hendak didekati, ternyata mobil malah menghindar dengan berusaha melarikan diri. Dari dalam mobil, terlihat ada yang hendak membuang kotak rokok. Berkat kejelian anggota Satlantas ini, akhirnya mobil berhasil dihentikan, termasuk dua orang yang ada didalam mobil. Bahkan, kotak rokok yang dibuang berhasil ditemukan.
Ketika hendak dilakukan pemeriksaan, ternyata isi kotak rokok terdapat tiga paket sabu berukuran besar, seperangkat alat penghisap sabu. Selanjutnya, temuan itu diserahkan ke Sat Narkoba Polres Dumai.”Dari pengakuan tersangka ini, dirinya dari Duri dan bermaksud hendak ke Medan, namun tersesat dan masuk ke Dumai,” terang Geniung.
Tersangka Lela yang ditemui MR mengatakan, kalau dirinya di Duri menginap satu malam bersama dengan temannya. “Barang itu saya dapat dari teman di Duri, dan rencanya hendak dibawa ke Medan,” katanya sambil berusaha menyembunyikan wajahnya dari kamera wartawan.
Saat itu dari Dumai, Jumat (10/6) tersangka bertiga dengan seorang warga Duri. Dan untuk pulang ke Medan, maka hanya mereka berdua saja dengan supirnya. “Kami tak tahu jalan, makanya masuk ke Dumai ini,” kata Lela yang mengaku adik ke 6 Gubernur Sumut itu. Kini, tersangka dan barang bukti telah mendekam di balik terali besi Mapolres Dumai.(hen)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pembunuhan Sadis Ibu Dan Anak Ditangkap Semedang 

DUMAI,MR
Informasi yang didapat Media Riau,Senin (13/6) Bahwa Perburuan Pembunuhan Sadis telah Ditangkap Oleh Polisi Polsek Dumai Timur,namun Hal ini Masih menjadi tanda tanya,Ketika Wartawan Media Riau Menghubunggi Kasat Reskrim Melalui Via Seluler Tidak Mendapatkan Konpirmasi sebab Hp Kasat Reskrim Tidak Aktif,
Pasalnya tersangka Pembunuhan Sadis telah Ditangkap,Menurut Informasi Polsek Dumai Timur Telah menangkap terhadap tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi pada Minggu (5/6) kemarin berakhir Menurut keterangan Informasi Kapolsek Dumai Timur, Akp. Besus Agung Susilo, pihaknya berhasil menangkap tersangka, Zl, di Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (12/6) pukul 21.00 WIB.
“Tersangka ditangkap di rumah temannya,” ungkap Besus. Pihak kepolisian berhasil mengetahui keberadaan tersangka melalui signal telepon genggam.
Setelah melakukan pembunuhan, Zl langsung pulang ke Pekanbaru. Tepatnya di sebuah warnet di Jalan Sumber Sari. Zl tiba di Pekanbaru sekitar pukul 03.00 Wib Senin (6/6) dinihari. Di warnet ini, ia sempat mengisi batre telpon genggam dan menjual sebuah laptop. Kedua barang elektronik tersebut merupakan milik korban.
Berdasarkan keterangan yang Didapat Polsek Dumai Timur, Zl meninggalkan Pekanbaru menuju Jakarta pada Selasa (7/6) pagi. “Namun hingga sekarang kami belum mengetahui tersangka ke Jakarta melaui jalur laut, darat ataupun udara,” imbuhnya.
Begitu mendengar tersangka sudah berada di Jakarta, pihak Polsek Dumai, langsung mengirimkan dua anggotanya untuk memburu Zl. Awalnya, tersangka diperkirakan bersembunyi di tempat seorang temannya bernama Wati. Namun, sambung Besus, pihaknya tidak memperoleh keterangan berarti dari Wati.
Karena Wati tidak bisa memberikan titik terang terhadap keberadaan Zl, dalam perburuan terhadap tersangka, otomatis pihak kepolisian hanya mengandalkan kecanggihan tekhnologi.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Global Position system (GPS), keberadaan Zl terdeteksi menuju Majalengka. Namun di Majalengka, perburuan pihak kepolisian berakhir nihil. Akhirnya, pada Minggu (12/6) lalu GPS mendeteksi keberadaan Zl sedang berada di Sumedang. Tepatnya pukul 21.00 Wib, dua orang petugas Polsek Dumai Timur, berhasil menangkap Zl di rumah seorang temannya di kota yang terkenal dengan industri Tahu (hen)
Baca selengkapnya Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget