Tertangkap Bawa Sabu Seharga 7 juta Lela Wongso Mengaku Adik Gubsu
DUMAI,MR
Diduga Adik Kandung Gubsu Kemarin Minggu tertangkap Tangan dalam kendaraan Mobil Inova sedang menuju bandara Pinang Kampai Dumai,Patroli Polisi sedang menjalani Rutinitas dijalan Raya,sempintas terlihat Mobil Inova yang mencurigai,Gelagatnya namun setelah diPeriksa Adik Gubsu LELA kabur,spontan Polisi mengejar tersangka ternyata setelah digeledah Dalam Bungkusan Rokok terdapat Cristal Bening,tanpa panjang lebar tersangka di bawa ke Polreta Dumai. warga Jalan Stasiun LK IV nomor 06, Langkat, Sumatera Utara yang mengaku saudara nomor enam Gubsu diringkus Polres Dumai, karena terbukti membawa narkoba masuk ke Dumai, Minggu (12/6) sekitar pukul 05.30 WIB bersama dengan supirnya bernama Ricy Kullit (39). Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan sedikitnya sabu-sabu seberat 8 gram atau seharga Rp7 juta yang terdiri dari tiga paket. Bahkan, barang bukti lainya adalah seperangkat alat bong penghisap sabu-sabu yang ditemukan di dalam mobil Innova dengan Nopol BK 484 TW.
Kapolres Dumai, AKBP Rudi Abdi Kasenda, melalui Kasat Narkoba, AKP Jose C yang didamppingi Kaur Bin Ops, Ipda Geniung kepada wartawan mengatakan, tertangkap tersangka ini setelah dirinya masuk ke Dumai, tepatnya di depan Bandara Pinang Kampai. “Saat itu dua anggota Satlantas melakukan patroli rutin, menemukan mobil tersangka yang dicurigai,” katanya.
Saat hendak didekati, ternyata mobil malah menghindar dengan berusaha melarikan diri. Dari dalam mobil, terlihat ada yang hendak membuang kotak rokok. Berkat kejelian anggota Satlantas ini, akhirnya mobil berhasil dihentikan, termasuk dua orang yang ada didalam mobil. Bahkan, kotak rokok yang dibuang berhasil ditemukan.
Ketika hendak dilakukan pemeriksaan, ternyata isi kotak rokok terdapat tiga paket sabu berukuran besar, seperangkat alat penghisap sabu. Selanjutnya, temuan itu diserahkan ke Sat Narkoba Polres Dumai.”Dari pengakuan tersangka ini, dirinya dari Duri dan bermaksud hendak ke Medan, namun tersesat dan masuk ke Dumai,” terang Geniung.
Tersangka Lela yang ditemui MR mengatakan, kalau dirinya di Duri menginap satu malam bersama dengan temannya. “Barang itu saya dapat dari teman di Duri, dan rencanya hendak dibawa ke Medan,” katanya sambil berusaha menyembunyikan wajahnya dari kamera wartawan.
Saat itu dari Dumai, Jumat (10/6) tersangka bertiga dengan seorang warga Duri. Dan untuk pulang ke Medan, maka hanya mereka berdua saja dengan supirnya. “Kami tak tahu jalan, makanya masuk ke Dumai ini,” kata Lela yang mengaku adik ke 6 Gubernur Sumut itu. Kini, tersangka dan barang bukti telah mendekam di balik terali besi Mapolres Dumai.(hen)
Bagikan
Diduga Adik Kandung Gubsu Kemarin Minggu tertangkap Tangan dalam kendaraan Mobil Inova sedang menuju bandara Pinang Kampai Dumai,Patroli Polisi sedang menjalani Rutinitas dijalan Raya,sempintas terlihat Mobil Inova yang mencurigai,Gelagatnya namun setelah diPeriksa Adik Gubsu LELA kabur,spontan Polisi mengejar tersangka ternyata setelah digeledah Dalam Bungkusan Rokok terdapat Cristal Bening,tanpa panjang lebar tersangka di bawa ke Polreta Dumai. warga Jalan Stasiun LK IV nomor 06, Langkat, Sumatera Utara yang mengaku saudara nomor enam Gubsu diringkus Polres Dumai, karena terbukti membawa narkoba masuk ke Dumai, Minggu (12/6) sekitar pukul 05.30 WIB bersama dengan supirnya bernama Ricy Kullit (39). Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan sedikitnya sabu-sabu seberat 8 gram atau seharga Rp7 juta yang terdiri dari tiga paket. Bahkan, barang bukti lainya adalah seperangkat alat bong penghisap sabu-sabu yang ditemukan di dalam mobil Innova dengan Nopol BK 484 TW.
Kapolres Dumai, AKBP Rudi Abdi Kasenda, melalui Kasat Narkoba, AKP Jose C yang didamppingi Kaur Bin Ops, Ipda Geniung kepada wartawan mengatakan, tertangkap tersangka ini setelah dirinya masuk ke Dumai, tepatnya di depan Bandara Pinang Kampai. “Saat itu dua anggota Satlantas melakukan patroli rutin, menemukan mobil tersangka yang dicurigai,” katanya.
Saat hendak didekati, ternyata mobil malah menghindar dengan berusaha melarikan diri. Dari dalam mobil, terlihat ada yang hendak membuang kotak rokok. Berkat kejelian anggota Satlantas ini, akhirnya mobil berhasil dihentikan, termasuk dua orang yang ada didalam mobil. Bahkan, kotak rokok yang dibuang berhasil ditemukan.
Ketika hendak dilakukan pemeriksaan, ternyata isi kotak rokok terdapat tiga paket sabu berukuran besar, seperangkat alat penghisap sabu. Selanjutnya, temuan itu diserahkan ke Sat Narkoba Polres Dumai.”Dari pengakuan tersangka ini, dirinya dari Duri dan bermaksud hendak ke Medan, namun tersesat dan masuk ke Dumai,” terang Geniung.
Tersangka Lela yang ditemui MR mengatakan, kalau dirinya di Duri menginap satu malam bersama dengan temannya. “Barang itu saya dapat dari teman di Duri, dan rencanya hendak dibawa ke Medan,” katanya sambil berusaha menyembunyikan wajahnya dari kamera wartawan.
Saat itu dari Dumai, Jumat (10/6) tersangka bertiga dengan seorang warga Duri. Dan untuk pulang ke Medan, maka hanya mereka berdua saja dengan supirnya. “Kami tak tahu jalan, makanya masuk ke Dumai ini,” kata Lela yang mengaku adik ke 6 Gubernur Sumut itu. Kini, tersangka dan barang bukti telah mendekam di balik terali besi Mapolres Dumai.(hen)

