Tampilkan postingan dengan label SIAK. Tampilkan semua postingan

gravatar

Sekda Himbau Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Gerakan KB

Koto Gasib, MR
Sekda Siak Drs Adli Malik menghimbau masyarakat agar meningkatkan partisipasi aktif dalam mensukseskan gerakan Keluarga Berencana (KB). Karena peran masyarakat perlu dimaksimalkan guna menciptakan keluarga berkualitas.
Himbauan tersebut disampaikan Sekda Siak Drs H Adli Malik saat membuka secara resmi dan meninjau pelaksanaan Acara Pelayanan KB Gratis IBI- KB Kesehatan Kabupaten Siak 2011 di Koto Gasib Kamis (1/6/2011).
“Pemerintah menghimbau masyarakat agar dapat kembali meningkatkan partisipasi aktifnya dalam mensukseskan gerakan KB. Peran serta masyarakat perludimaksimalkan lagi dalam program peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat ini,” sebut Sekda.
Seperti halnya peran kaum ibu menurut sekda mempunyai daya persuasi yang luarbiasa dikarenakan kaum ibu terorganisir kegiatannya, baik sebagai bagian dari makhluk social maupun sebagai makhluk individu. Dalam acara pelayanan KB Kesehatan yang dipusatkan dihalaman kantor Camat Koto Gasib tersebut, Sekda mengatakan hendaknya peran aktif ibu-ibu ditengah masyakat juga sebaiknya dilibatkan guna menggalakkan kembali peran serta masyarakat dalam program Keluarga Berencana, baik melalui organisasi-organisasi sosial yang dijalankan kaum ibu maupun memaksimalkan perannya sebagai makhluk individu.
“Kaum ibu sebaiknya kita maksimalkan perannya mengingat kemampuannya mempengaruhi lingkungan yang luar biasa. Peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam Program KB ini juga dapat dipacu melalui organisasi sosial kaum Ibu seperti PKK, Kelompok pengajian maupun wadah lainnya. Begitu juga dengan tetangga, kaum ibu biasanya punya daya persuasi yang luar biasa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama dihadapan masyarakat Kecamatan Koto Gasib yang hadir dalam kegiatan tersebut Sekda juga mengatakan Program KB merupakan Program Pemerintah Pusat yang memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, diantaranya peningkatan kualitas manusia dalam keluarga dan mengatasi laju pertumbuhan penduduk.
Sementara itu, menurut Camat Koto Gasib Zulkifli S.Sos, perkembangan peningkatan partisipasi masyarakat Kecamatan Koto Gasib dalam program KB tahun ini menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Dikatakannya dari 2058 pasangan usia subur yang ada, sebanyak 1993 pasangan telah aktif mengikuti program KB.
“Tahun ini Alhamdulillah di Kecamatan Koto gasib mengalami perkembangan yang menggembirakan. Dimana sebanyak 75% dari pasangan usia subur yang ada dengan jumlah 2058 pasangan telah menjadi peserta KB.” jelasnya.
Ia juga menyambut baik bentuk kepedulian Ikatan Bidan Indonesia dan Dinas Kesehatan yang melaksanakan bentuk kepeduliannya untuk membantu masyarakat yang ingin terlibat serta dalam program Keluarga Berencana dalam kesempatan tersebut, sebanyak 265 peserta KB diberikan pelayanan berbagai jenis alat kontrasepsi diantaranya Implan, Suntik, Pil dan Kondom. (MR15)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Arwin Hadiri Pelantikan “Melalui Buku”

Jakarta, MR
Jika izin untuk ikut menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Siak terpilih periode 2011-2016, Syamsuar-Alfedri, 19 Juni mendatang tidak kunjung didapatkan, Bupati Siak H Arwin AS SH memastikan tetap hadir di tengah-tengah rakyat Siak dan seluruh tamu undangan.
Bupati Siak dua periode yang kini harus berada di Rutan Mapolda Jakarta Pusat ini, akan hadir melalui sebuah buku berjudul, ‘Aku Untuk Siak. Setapak Langkah Menoreh Sejarah’’. Buku ini disusun Arwin selama lebih kurang 1,5 bulan selama berada di dalam tahanan, dengan bantuan penulis Afni Zulkifli.
Dalam buku setebal 315 halaman ini, Arwin bukan hanya menceritakan tentang pengalaman hidupnya sejak dari kecil hingga menjadi Bupati Siak dua periode, namun juga menitipkan berlembar-lembar surat curahan hati dan pesan kepada seluruh rakyat Siak, setelah dirinya tidak lagi menjadi seorang Bupati.
Perjalanan panjang kehidupan Arwin, hampir lengkap tersaji di setiap halaman buku sederhana ini. Selain menceritakan masa-masa awal pemerintahan, banyak kisah-kisah menarik selama memimpin Siak yang diungkapkan Arwin secara lugas dan dengan bahasa apa adanya.
Misalnya saja, Arwin mengungkapkan pernah menolak saat diusulkan menjadi Sekda Pemkab Siak namun akhirnya mendapat keyakinan setelah mimpi bertemu Sultan Siak ke 12. Arwin juga menceritakan, kisah-kisah masa kecilnya yang penuh kenakalan khas anak-anak. Kehidupan keluarganya yang serba sederhana hingga susahnya mencari pekerjaan setamat dari kuliah.
Karena itu pula, Arwin pernah merasakan menjadi Cleaning Service di kantor Gubernur Riau, sebelum akhirnya lulus seleksi CPNS. Tidak semata bercerita tentang perjuangan demi Siak dan mimpi-mimpinya yang masih belum kesampaian selama menjadi Bupati, dalam buku ini Arwin juga mengungkapkan sisi ketegasan sekaligus keromantisannya sebagai seorang Ayah dan seorang suami.
‘’Saya tetap berusaha untuk bisa hadir saat pelantikan pengganti saya nanti. Namun andai saja tidak bisa, saya cukup hadir melalui buku ini saja. Didalamnya saya titipkan semua yang ingin saya ungkapkan pada rakyat Siak,’’ kata Arwin.
Akan ada 4.000 eksemplar buku yang akan dibagikan secara gratis kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir pada saat pelantikan di DPRD Siak. Buku perdana Arwin ini juga akan dibagikan pada malam acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Siak.
Dan bila benar-benar tidak bisa hadir nantinya pada saat pelantikan, Arwin juga menitipkan wadah bagi masyarakat Siak untuk menuliskan pesan dan kesan mereka terhadap 10 tahun masa kepemimpinan Arwin. ‘’Pasti banyak kekurangan dan belum banyak yang bisa saya lakukan untuk rakyat Siak. Dalam buku ini, telah saya ungkapkan semua yang ada di hati saya. Namun bagi yang ingin menyampaikan langsung pada saya, bisa nanti menuliskan apa yang ingin mereka sampaikan. Insyallah akan menjadi kenangan tersendiri bagi saya pribadi,’’ kata Arwin. (Rls Hms/Yanti)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Angkat Sumpah Janji Zulfi dan Harvianto

Siak, MR
Hari ini Rabu (15/6) DPRD Siak menggelar Sidang Paripurna Istimewa (Paris) dengan agenda pengangkatan sumpah janji Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal SH dan Harvianto selaku anggota DPRD Siak Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Gerindra sisa masa jabatan 2009-2014.
Zulfi naik jenjang ke Kursi Ketua Dewan, menggantikan mendiang H.Chairuddin Yunus yang meninggal Maret 2011 lalu, sementara Harvianto dilantik sebagai anggota Dewan menggantikan almarhum H.Akmal Rusdi yang meninggal dunia pada akhir Desember 2010 lalu.
Sekwan DPRD Siak, H.TM Nizar SH yang dijumpai disela-sela gelaran gladi resik acara pelantikan Selasa (14/6), mengatakan, Sidang Paripurna Istimewa akan diawali oleh pelantikan/angkat sumpah janji Ketua DPRD Siak oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Siak Setia Rina SH MH, baru kemudian angkat sumpah janji/pelantikan PAW anggota DPRD Siak dari Partai Gerindra oleh Ketua DPRD Siak, Zulfi Mursal SH.
“Jadi ketua DPRD yang baru, hari itu juga langsung menunaikan tugas pertamanya menjadi pimpinan Sidang Paripurna Istimewa dalam agenda pokok kedua yakni pelantikan Harvianto sebagai anggota DPRD Siak pengganti antar waktu. Makanya setelah ketua Dewan dilantik, ada prosesi penyerahan palu secara simbolis dari pimpinan sidang yang kalau tidak ada halangan ialah wakil ketua DPRD Masri SH kepada ketua Dewan yang baru yakni Zulfi Mursal SH, untuk kemudian melanjutkan memimpin sidang dengan acara pokok kedua yakni pelantikan dan angkat sumpah janji Harvianto, “ ungkapnya.
Dijelaskan Sekwan, sebelum pelantikan, dirinya akan mengawalinya dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD Siak serta SK Gubri tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Siak dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). (yanti)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Penyetor Zakat Mal Kecamatan Tualang Masih Minim

Perawang, MR
Penyetor zakat mal (harta),Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak masih minim. Sampai pertengahan tahun 2011 Badan Amil Zakat (BAZ) Tualang baru menerima setoran zakat mal sebesar Rp 50 juta rupiah. Menurut Kepala KUA Perawang H Drs Kaharuddin Rasul bahwa untuk zakat Maal di Kecamatan Tualang masih terbilang minim.Namun diharapkan melalui sosialisasi yang dilaksanakan kemarin kepada sekolah -sekolah dapat mengalami peningkatan zakat maal di BAZ.
“Harapan kita selepas sosialisasi zakat maal kemarin,sekolah -sekolah yang ada di Perawang telah mendirikan Unit Pelayanan Zakat (UPZ) yang menampung zakat yang dibayar oleh para guru,”ungkap Kaharuddin,Senin (12/6) kemarin. Dikatakan Kaharudin, zakat maal nanti akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu sebagai modal usaha .Ditambahnya,potensi zakat di Perawang sangat besar, apabila dikumpulkan keseluruhan sekolah-sekolah dan dinas tiap tahunnya. Dan dari potensi zakat yang besar ini bisa digunakan sesuai kebutuhan produktifitas masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan serta hal-hal yang menyangkut kesejahteraan umat.
“Rencananya,pembagian zakat maal kepada masyarakat akan kita berikan sebelum bulan ramadhan.Namun kita akan koordinasi dulu kapan waktunya dengan pihak kecamatan dan pihak lainnya,”papar Kepala KUA Perawang. (MR15)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Setelah Lima Tahun Masyarakat Desa Maredan Kembali Tuntut Pengaspalan Jl H Abdullah

Perawang, MR
Masyarakat desa Maredan Barat, Kecamatan Tualang kembali menyuarakan pengaspalan jalan H Abdullah. Setelah memblokir jalan satu hari sebelumnya,masyarakat bertatap muka dengan manajemen PT Arara Abadi (AA) di gedung pertemuan Kantor Kecamatan Tualang,Selasa (14/06).
Pertemuan yang difasilitasi langsung Camat Tualang Romi Lemana AP itu, hadir puluhan perwakilan warga desa Maredan. Pihak manajemen PT AA diwakili Stefanus,Agus,Musherizal Yatim,Tarmizi Herwamsyah. Tampak juga Kapolsek Tualang AKP Azwar,Danramil Perawang Kapten E Sihotang.
Kades Maredan Sunani kepada wartawan mengungkapkan rasa prihatin dengan kondisi Jalan Haji Abdullah yang rusak parah. Akibatnya, pada musim kemarau jalan berdebu dan menyebar kepemukiman penduduk. Masyarakat setempat merasa teraniaya dengan kondisi tersebut.
“Masyarakat desa Mardan sudah bosan dengan janji perusahaan.Pada tahun 2007 telah dicapai kesepakatan perbaikan jalan dengan sistem sharing perushaan yang menggunakan jalan. Saat itu, formulanya 70 persen PT AA dan 30 persen perushaan lain, Namun belum ada realisasi” ungkapnya.
Bahkan katanya, PT AA melimpahkan persoalan ke tingkat Pemkab Siak. “Hal ini tentu membuat posisi masyarakat semakin sulit seolah olah warga berbenturan dengan Pemda, padahal selama ini tuntutan kita perusahaan yang mengaspal jalan,” tutur Sunani.
Warga lain Syarizal megutarakan warga sangat teraniaya dengan kondisi jalan tersebut. Sebab aktifitas mobil operasional perusahaan menimbulkan debu tebal, menebar ke rumah penduduk,bahkan untuk membuka pintu saja warga takut.
Untuk itu, dia meminta kepada PT AA sebelum pengaspalan jalan terlaksana, memaksimalkan penyiraman setiap hari. Sementara, menanggapi tuntutan masyarakat pada pertemuan tersebut,perwakilan PT AA Agus mengaku juga bingung dan malu, karena persoalan sudah sejak 2007 namun belum tuntas. Padahal katanya, saat itu perusahaan telah berkomitmen mengucurkan anggaran sebesar Rp 2 Milliar.
“Sejak tahun 2007 kami komit, namun surat kita ke Pemda menyangkut penyelesaan masalah belum ada tanggapan. Soal pengaspalan juga juga perlu melibatkan perusahaan lain jangan PT AA saja,” sebutnya. Stefanus juga perwakilan PT AA menambahkan menambahkan guna mengurangi debu jalan, pihaknya akan meniningkatkan penyiraman sebelum pengaspalan jalan terrealisasi.
“Kita komit merawat dan meyiram. memaksimalkan peyiraman. Tenaga pengawas selalu stand bay dilapanga,jika ada lupa kita harap ada komunikasi antara warga dan perusahaan,” katanya. Bahkan pihaknya menwarkan kepada warga setempat menjadi mitra PT AA untuk melakukan penyiraman jalan. Namun penawaran itu ditolak warga dengan alas an tak menguntungkan. Warga tetap meminta PT AA tetap menyiram jalan tetapi dimaksimalkan.
Camat Tualang Romi Lesmana AP sebagai penegah dalam pertemuan tersebut, berharap agar persoalan jalan Haji Abdullah selesai, karena hal ini sudah berlarut-larut tanpa penyelsaian yang pasti. “ Diharapkan ide, gagasan yang dicapai pada pertemuan kali ini disempurnakan ditingkan Kabupaten sehingga dihasikan solusi bijak mengatasi persoalan tersebut,” katanya.
Hasil rapat yang digelar hari itu, lanjut Camat Romi akan disampaikan Pemkab Siak. “ Saya akan bawakan hasil rapat kepada Bupati Siak Syamsuar dan Alfedri setelah pelantikan,” ujarnya. Selain itu Camat Romi meminta 10 orang perwakilan masyarakat untuk bertemu dengan Pemda Siak membicarakan persoalan Jalan H Abddullah.
Ada dua opsi yang ditawarkan. Pertama dikerjakan perusahaan terkait sesuai kemampuan,kedua dikerjakan bersama-sama dengan Pemda Siak dengam system sharing buget. Sedangkan menyangkut kualitas jalan, masih perlu dibicarakan lebih lanjut, melibatkan tim teknis pemeritah dan perusahaan, karena menyangkut tonase kenderaan yang melintas.
Selain PT AA, sejumlah perusahaan lain juga diminta bertanggung jawab mengaspal Jalan sepanjang 5,5 km tersebut. Diantaranya, PT Bina Multi Perkasa (Batubara), PT Bandar Teguh Abadi, PT Kharisma Riau Sejati, PT AIPE dan PT Palma. (MR15)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Pemkab Minta Pemilik Segera Ambil Sertipicate BLK Masih 420 Dari Total 2052 Sertipicate Di BPN

Siak, MR
Sejak Pemkab Siak membagikan sertificate secara simbolis kepada masyarakat Balai Kayang (BLK) di Kantor Camat Siak beberapa waktu lalu, hingga kini, masih terdapat 420 sertificate yang menunggu pemiliknya di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Siak.
Untuk itu, Pemkab Siak melalui Bagian Pertanahan menghimbau kepada masyarakat pemilik lahan BLK yang belum mengambil sertificate, agar segera mengambilnya. “Dahulu, ketika kita masih menunggu prosedur dan belum membagikan sertificate, masyarakat terus mendesak, sekarang setelah diserahkan secara resmi, kenapa tidak juga diambil,” ujar kabag pertanahan Drs Risitsun kepada pewarta, Senin (13/6) di kantornya.
Dikatakannya, tujuan awal Pemkab Siak memberikan tanah/lahan murah dengan sistim angsuran ringan ini, adalah untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Siak. Makanya supaya kepemilikan lahan legal secara hukum, Pemkab juga langsung melakukan pengurusan sertificatenya. Dijelaskan Risitsun, sejak awal pihaknya juga telah menyampaikan kepada masyarakat, bahwa untuk pengambilan sertificate dipersilahkan untuk mendatangi kantor bagian pertanahan Setda Siak setiap jam kerja tentu dengan syarat membawa kartu kuning sebagai bukti pelunasan dari Bank Riau. “Sertificate tersebut memang disimpan di BPN, namun bagi masyarakat yang mau mengambil, cukup mendatangi Bagian Pertanahan, nanti kita yang akan melakukan penjemputannya ke BPN,” jelasnya.
Ditanya terkait kendala yang mungkin ada di masyarakat, Risitsun mengaku tidak mengetahuinya, “Mungkin diantara mereka ada yang belum melunasinya, karena memang angsurannya ada yang 15 bulan dan ada juga yang 18 bulan. Tapi kalau merujuk kepada lamanya waktu sejak kewajiban angsuran dimulai, ini sudah lewat batas,” katanya. Terkait kemungkinan adanya kartu kuning yang hilang, dikatakannya, asalkan ada surat keterangan hilang dari kepolisian, hal itu bisa diurus, karena tentu pemkab juga menyimpan arsip. “Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, setelah semuanya lengkap, ambillah, supaya baik pemkab maupun masyarakat tidak melulu hanya menguruskan dan memikirkan hal ini saja. Kita inginnya dari total 2052 sertificate ini, dapat tuntas diambil semuanya secepatnya,” pungkasnya. (yanti)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Tunggakan Capai Ratusan Juta Rupiah PLN Perawang Akan Lakukan Pemutusan Besar-Besaran

Perawang, MR
Tunggakan pelanggan PLN Ranting Perawang ,Kecamatan Tualang mencapai ratusan juta rupiah. Pihak PLN mengultimatum pelanggan agar segera melunasi tunggakan listrik. jika tidak Badan Usaha Milik Negara itu akan melakukan pemutusan aliran listrik sementara secara besar besaran.
“Kita akan melakukan pemutusan besar -besaran bagi pelanggan yang menunggak pembayaran listrik.Sampai Bulan Juni 2011 tunggakan telah mencapai Rp Rp 469.286.000,”ujar Kepala PLN ranting Perawang Rommel Harahap didampingi stafnya Zakir,kepada wartawan Senin (13/6) kemarin.
Untuk menghindari pemutusan listrik sementara menurut Rommel tidak ada cara lain kecuali pelanggan yang menunggak melunasi pembayaran. “Bagi pelanggan yang menungang diatas 3 bulan,diimbau agar segera melunasi tunggakan rekening listrik sebelum tanggal 20 setiap bulannya” ujarnya.
Terkait dengan gerakan sehari sejuta pelanggan, Rommel menyatakan,untuk wilayah ranting Perawang sampai Bulan Mei tahun 2011 ratio elektrifikasi mengalami kenaikan hingga 55,87 persen,dengan jumlah Kepala Keluarga 24 .395 dan jumlah yang sudah terlistrik sebanyak 13.629 KK.Ini merupakan tahap kedua gerakan sehari sejuta sambungan yang pada tanggal 17 Juni lonceng tahap ke dua.
“Ini berarti adanya kenaikan ratio elektrifikasi pada tahun 2010 dengan ratio elektrifikasi 49,55 persen.Maka target rata -rata nasional ratio elektrifikasi 60 persen,untuk PLN ranting PLN tahun 2011 akan tercapai menjelang Bulan desember,”ungkap Rommel.
Terkait dengan adanya penipuan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dalam proses penyambungan baru dihimbau kepada calon pelanggan,agar segera meminta informasi langsung ke kantor PLN ranting Perawang Jalan M Ali No 105 telepon 0761-693311.(MR15)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Atlit IPSI Siak Bersiap Ikuti Selekda

Siak, MR
Sejumlah atlit silat Siak yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dipastikan akan mengikuti seleksi daerah (selekda) di ibu kota Provinsi Riau, untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IPSI 2011 yang untuk tahun ini, Riau ditunjuk sebagai tuan rumah.
Ketua Pengkab IPSI Siak, Irwan Pryatna S.Si mengatakan, dalam event bergengsi ini, ada 3 kelas yang menjadi andalan Siak dengan atlit-atlit terbaiknya, yakni kelas beregu putri, ganda putri, dan laga putra. “ Untuk ganda putri, mereka adalah peraih emas di pekan olahraga daerah (porda) dan perak di kejuaraan Singapore-Johor-Riau (SiJoRi), kemudian beregu putri, adalah peraih emas pada pekan olahraga daerah (porda) dan kejuaraan daerah (kejurda), perak di SiJoRi dan Perunggu di kejurnas Jatim, sedangkan laga putra, adalah peraih emas di tiga kejuaraan tingkat daerah dan Internasional yakni Porda, SiJoRi dan Thailand Univercity Games,” ungkap Irwan, saat dikonfirmasi Ahad (12/6) di Siak.
Untuk itu, Irwan mengaku sangat ketat dalam mempersiapkan atlit atlitnya untuk Kejurnas kali ini, karena prestasi international yang telah diraih para atlit tersebut, menjadi tanggung jawab besar untuk dipertahankan bahkan ditingkatkan. “ Makanya para atlit yang akan mengikuti selekda, harus betul-betul proaktif dan giat dalam berlatih, jangan hanya menunggu instruksi. Buktikan, bahwa prestasi yang telah diraih, bisa menjadi jaminan dalam raihan prestasi berikutnya,” pesannya.
Dijelaskannya, secara reguler, atlit IPSI memang terus melakukan latihan dengan jadwal yang telah ditetapkan baik didalam Pusat Pelatihan Pelajar (PPLP) di Jalan Sultan Syarif Hasyim-Siak, maupun di gelanggang terbuka Mempura dan Parit Baru.
Irwan juga sangat berharap perhatian Koni Siak dalam persiapan helat Kejurnas ini. “ Kita sangat berterimakasih kepada Pemkab Siak melalui KONI, yang selama ini telah mensuport kegiatan IPSI. Namun kali ini kita sangat memerlukan perhatian ektra terkait asupan gizi atlit-atlit yang akan mengikuti Selekda. Makanya dukungan KONI sangat kita harapkan, apalagi hal ini merupakan upaya untuk meraih prestasi demi nama daerah,” harapnya.
Dirinya sangat berharap, para atlit dapat kembali membuktikan kepada daerah, bahwa melalui olahraga silat, bisa membawa harum nama Kabupaten Siak dimata Nasional, “ Memang, nantinya mereka bertanding untuk mewakili provinsi Riau, namun nama Kabupaten Siak tidak akan lenyap ditelan hiruk pikuk pertandingan, pasti akan muncul dan disebut orang apalagi pelaksanaan Kejurnas tahun ini akan digelar di Kabupaten Kampar yang nota bene merupakan Kabupaten jiran,” terusnya.
“Intinya, kita harus memberikan yang terbaik buat Siak, makanya saya serukan kepada atlit yang akan mengikuti selekda, agar betul betul menanamkan kediplinan dalam berlatih, sehingga dapat mewujudkan apa yang diharapkan dan pulang membawa keberhasilan maksimal,” pungkasnya. (yanti)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Kadisdik Siak Datangi SDN 13 Perawang

Perawang, MR
Menyikapi laporan masyarakat, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Siak, Drs H Arfan Usman MPd mendatangi SDN 013 Perawang Kecamatan Tualang. Kepala Dinas melihat langsung kondisi sekolah tersebut dan membberikan masukan agar kinerjanya semakin baik.
Kadisdik berharap Kepala SDN 13 Perawang, Surifno SPd untuk bisa memperbaiki kinerja dan kepada mejelis guru SDN 13 Perawang diucapkan terima kasih serta diberikan penghargaan atas dedikasinya tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
“Ya, saya tadi mendatangi SDN 13 Perawang untuk melihat langsung kondisi sekolah serta menjumpai kepala sekolahnya. Mendengar apa yang disampaikan oleh kepala sekolah sehingga dia tidak aktif, kita turut prihatin. Hanya saja kita berpesan supaya persoalan yang ada jangan sampai membuat dedikasinya terhadap menjalankan tugas bisa terganggu,” terang Arfan kepada wartawan, Senin (13/06)usai mengunjungi SDN 13 Perawang.
Kadis mengakui bahwa pihaknya memang telah banyak menerima laporan yang kurang bagus dengan kondisi sekolah baik dari masyarakat, pengawas dan pihak UPTD Pendidikan Tualang. Nah untuk menyikapi laporan tersebutlah makanya kita turun ke SDN 13 Perawang. Ini sebagai bentuk pembinaan dan teguran yang dilakukan, dan semoga hal ini akan bisa merubah dedikasi yang kurang baik dari Kaseknya menjadi dedikasi sempurna demi memajukan pendidikan terkhusus di SDN 13 Perawang.
“Terkhusus kepada kepada kepala sekolah, kita sarankan untuk tidak berlarut-larut dengan masalahnya apalagi sampai menganggu kinerjanya dalam menjalankan tugas yang diemban. Kita memang turut prihatin dengan masalah yang dihadapi kepala sekolah, namun hendaknya saat ini dan seterusnya bisa dipilih pilah antara permasalahan pribadi dengan tugas. Kita berikan masukan dan nasehat secara langsung kepada kepala sekolah, mudah-mudah dia bisa berubah sehingga tugas utamanya sebagai kasek bisa dijalankan sebagaimana mestinya,” ucap Kadis.
Surifno ketika dimintai keterangannya menyampaikan rasa terimakasihnya terutama kepada Kepala Dinas yang telah melihatkan perhatian yang begitu besar terhadap dirinya dan sekolah yang dipimpinnya. “Saya mengambil yang positifnya saja karena dengan ini saya bisa bertemu dan bercerita langsung (Curhat, red) dengan problem yang ada, baik pribadi maupun yang ada di sekolah kepada atasan saya. Ini merupakan penghargaan yang sangat tinggi bagi diri saya dan tentu akan saya perhatikan,” ujar Surifno. (MR15)
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

Desa Jatimulya Wakili Kab Siak, Lomba Desa Tingkat Provinsi

Siak, MR
Untuk mengukur tingkat perkembangan pembangunan pada suatu wilayah termasuk di dalamnya kelurahan perlu diadakan evaluasi di berbagai sektor pembangunan setiap tahunnya. Salah satu upaya melakukan evaluasi tersebut adalah melalui Perlombaan Desa yang dapat dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, propinsi hingga tingkat pusat.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs. H. Adli Malik saat memberikan sambutan pada acara Lomba Desa Tingkat Propinsi Riau Tahun 2011 di Desa Jatimulya, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Dalam sambutannya Sekda mengatakan bahwa keberhasilan suatu program pembangunan tidak terlepas dari peran serta masyarakatnya.
“Kita menyadari bahwa keberhasilan suatu program pembangunan baik yang berada di pusat maupun di daerah tidak terlepas dari peran serta masyarakatnya. Dengan dilibatkannya masyarakat dalam pembangunan di berbagai sektor dapat memberikan manfaat diantaranya masyarakat dapat memberikan pengawasan terhadap pembangunan yang sedang berlangsung sehingga muncul keinginan yang tinggi untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan. Pembangunan seperti inilah yang dikatakan sebagai pembangunan yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, yakni meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat sebagai objek dan subjek pembangunan”, terang beliau.
Kegiatan Perlombaan Desa Tingkat Propinsi Riau yang rutin diadakan tiap tahunnya ini mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2007, dengan kriteria meliputi: pendidikan; kesehatan masyarakat; ekonomi masyarakat; keamanan dan ketertiban; partisipasi masyarakat; pemerintahan; lembaga masyarakat; serta pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Adapun desa yang mewakili Kabupaten Siak pada lomba tersebut adalah Desa Jatimulya yang telah menyisihkan 13 desa lainnya pada Perlombaan Desa Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2011. Dengan prestasi yang telah diraih Desa Jatimulya tersebut hendaknya dibarengi dengan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat sehingga dapat menjadi contoh bagi desa lainnya yang ada di Kabuputen Siak.
Desa Jatimulya adalah Desa Binaan Transmigrasi yang berasal dari Pulau Jawa dan warga tempatan sekitar tahun 1993, dimana saat itu Desa Jatimulya termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bengkalis Kecamatan Siak. Setelah beberapa tahun para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan semua unsur masyarakat merintis dan membentuk pemerintahan desa meliputi perangkat desa, RT,RW,PKK,LKMD dan lembaga desa lainnya. Kemudian setelah terbentuk pemerintah desa. Desa Jatimulya didefinitifkan menjadi Desa pada tahun 1998 oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Sesuai dengan perkembangan Otonomi Daerah tahun 1999 Desa Jatimulya masuk wilayah pemekaran yaitu Kabupaten Siak Kecamatan Kerinci Kanan.
Adapun luas wilayahnya adalah 1.116 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 1.140 jiwa. Dalam rangka memajukan pembangunan desa, maka pemerintah desa membuat Perdes untuk melaksanakan program kegiatan, diantaranya: gotong royong rutin rutin per bulan senilai Rp. 87.600.000,- ; iuran masyarakat untuk perawatan jalan sebesar Rp. 129.000.000,- per tahun; pembangunan pos ronda atau pos kamling sebesar Rp. 77.000.000,- sebanyak 11 unit yang berasal dari iuran masyarakat; pembangunan masjid sebesar Rp. 465.000.000,- ; dan iuran pembelian tiang dan jaringannya sejumlah Rp. 85.000.000,-
.(MR15)
Baca selengkapnya Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget