Pembunuhan Sadis Ibu Dan Anak Ditangkap Semedang
DUMAI,MR
Informasi yang didapat Media Riau,Senin (13/6) Bahwa Perburuan Pembunuhan Sadis telah Ditangkap Oleh Polisi Polsek Dumai Timur,namun Hal ini Masih menjadi tanda tanya,Ketika Wartawan Media Riau Menghubunggi Kasat Reskrim Melalui Via Seluler Tidak Mendapatkan Konpirmasi sebab Hp Kasat Reskrim Tidak Aktif,
Pasalnya tersangka Pembunuhan Sadis telah Ditangkap,Menurut Informasi Polsek Dumai Timur Telah menangkap terhadap tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi pada Minggu (5/6) kemarin berakhir Menurut keterangan Informasi Kapolsek Dumai Timur, Akp. Besus Agung Susilo, pihaknya berhasil menangkap tersangka, Zl, di Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (12/6) pukul 21.00 WIB.
“Tersangka ditangkap di rumah temannya,” ungkap Besus. Pihak kepolisian berhasil mengetahui keberadaan tersangka melalui signal telepon genggam.
Setelah melakukan pembunuhan, Zl langsung pulang ke Pekanbaru. Tepatnya di sebuah warnet di Jalan Sumber Sari. Zl tiba di Pekanbaru sekitar pukul 03.00 Wib Senin (6/6) dinihari. Di warnet ini, ia sempat mengisi batre telpon genggam dan menjual sebuah laptop. Kedua barang elektronik tersebut merupakan milik korban.
Berdasarkan keterangan yang Didapat Polsek Dumai Timur, Zl meninggalkan Pekanbaru menuju Jakarta pada Selasa (7/6) pagi. “Namun hingga sekarang kami belum mengetahui tersangka ke Jakarta melaui jalur laut, darat ataupun udara,” imbuhnya.
Begitu mendengar tersangka sudah berada di Jakarta, pihak Polsek Dumai, langsung mengirimkan dua anggotanya untuk memburu Zl. Awalnya, tersangka diperkirakan bersembunyi di tempat seorang temannya bernama Wati. Namun, sambung Besus, pihaknya tidak memperoleh keterangan berarti dari Wati.
Karena Wati tidak bisa memberikan titik terang terhadap keberadaan Zl, dalam perburuan terhadap tersangka, otomatis pihak kepolisian hanya mengandalkan kecanggihan tekhnologi.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Global Position system (GPS), keberadaan Zl terdeteksi menuju Majalengka. Namun di Majalengka, perburuan pihak kepolisian berakhir nihil. Akhirnya, pada Minggu (12/6) lalu GPS mendeteksi keberadaan Zl sedang berada di Sumedang. Tepatnya pukul 21.00 Wib, dua orang petugas Polsek Dumai Timur, berhasil menangkap Zl di rumah seorang temannya di kota yang terkenal dengan industri Tahu (hen)
Bagikan
Informasi yang didapat Media Riau,Senin (13/6) Bahwa Perburuan Pembunuhan Sadis telah Ditangkap Oleh Polisi Polsek Dumai Timur,namun Hal ini Masih menjadi tanda tanya,Ketika Wartawan Media Riau Menghubunggi Kasat Reskrim Melalui Via Seluler Tidak Mendapatkan Konpirmasi sebab Hp Kasat Reskrim Tidak Aktif,
Pasalnya tersangka Pembunuhan Sadis telah Ditangkap,Menurut Informasi Polsek Dumai Timur Telah menangkap terhadap tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi pada Minggu (5/6) kemarin berakhir Menurut keterangan Informasi Kapolsek Dumai Timur, Akp. Besus Agung Susilo, pihaknya berhasil menangkap tersangka, Zl, di Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (12/6) pukul 21.00 WIB.
“Tersangka ditangkap di rumah temannya,” ungkap Besus. Pihak kepolisian berhasil mengetahui keberadaan tersangka melalui signal telepon genggam.
Setelah melakukan pembunuhan, Zl langsung pulang ke Pekanbaru. Tepatnya di sebuah warnet di Jalan Sumber Sari. Zl tiba di Pekanbaru sekitar pukul 03.00 Wib Senin (6/6) dinihari. Di warnet ini, ia sempat mengisi batre telpon genggam dan menjual sebuah laptop. Kedua barang elektronik tersebut merupakan milik korban.
Berdasarkan keterangan yang Didapat Polsek Dumai Timur, Zl meninggalkan Pekanbaru menuju Jakarta pada Selasa (7/6) pagi. “Namun hingga sekarang kami belum mengetahui tersangka ke Jakarta melaui jalur laut, darat ataupun udara,” imbuhnya.
Begitu mendengar tersangka sudah berada di Jakarta, pihak Polsek Dumai, langsung mengirimkan dua anggotanya untuk memburu Zl. Awalnya, tersangka diperkirakan bersembunyi di tempat seorang temannya bernama Wati. Namun, sambung Besus, pihaknya tidak memperoleh keterangan berarti dari Wati.
Karena Wati tidak bisa memberikan titik terang terhadap keberadaan Zl, dalam perburuan terhadap tersangka, otomatis pihak kepolisian hanya mengandalkan kecanggihan tekhnologi.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Global Position system (GPS), keberadaan Zl terdeteksi menuju Majalengka. Namun di Majalengka, perburuan pihak kepolisian berakhir nihil. Akhirnya, pada Minggu (12/6) lalu GPS mendeteksi keberadaan Zl sedang berada di Sumedang. Tepatnya pukul 21.00 Wib, dua orang petugas Polsek Dumai Timur, berhasil menangkap Zl di rumah seorang temannya di kota yang terkenal dengan industri Tahu (hen)

