gravatar

Wan Ramli Tinju Meja Tiga Kali Rapat Konsultasi Penuh Adegan Kemarahan

DUMAI,MR
Kericuhan antar anggota dewan dan pejabat Pemerintah Kota Dumai, tak terelakan lagi. Adegan kemarahan yang diselingi dengan pemukulan meja hingga menjatuhkan meja berhasil menyulut emosi dan ketegangan seluruh peserta Rapat Konsultasi Pemko Dumai-DPRD Dumai di Gedung DPRD Dumai, Selasa (14/6).
Adegan tak beretika itu tepat disakasikan langsung Wali Kota Dumai, Khairul Anwar, serta tiga pimpinan DPRD Dumai, yaitu Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, dan dua wakilnya, Zainal Abidin dan Eko Suhardjo. Peristiwa memanas itu terjadi sekitar pukul 15.00 lewat, saat rapat lanjutan pertemuan eksekutif dan legislatif itu baru berlangsung sekitar setengah jam.
Kejadian menegangkan itu bermula saat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Infrastruktur Air Minum Kabid PDAM, Wan Ramli mendadak emosional memukul meja sebanyak tiga kali.
“Selama ini, Kadis PU tidak ada koordinasi dengan kami. Sehingga banyak laporan yang berbeda. Sebenarnya, proyek itu bukan proyek gagal,” ujar Wan Ramli dengan nada tinggi tak mampu mengendalikan emosinya.
Kemarahan Wan Ramli dalam ruang Gedung DPRD itu langsung disambut kemarahan Ketua Komisi II DPRD, Helmi. Tak berselang beberapa lama, Helmi sontak menendang dan merobohkan mejanya. Ulah Hemi itu sebagai bentuk kemarahanya terhadap aksi Wan Ramli yang dinilai sudah merendahkan gedung wakil rakyat. Suasana pun sontak gaduh, Helmi berlalu meninggalkan ruangan. Sambil pergi Helmi melontarkan kalimat yang sempat memancing emosi anggota dewan lainnya. Kalimat Helmi tak begitu jelas, karena suasana mulai gaduh.
Adalah anggota Fraksi Demokrat, Prapto Cahyo yang langsung bereaksi membalas ucapan Helmi. Sambil berdiri, dengan raut wajah emosi Cahyo pun hendak menghampiri Helmi yang sudah meninggalkan ruangan. “Tidak semua anggota dewan seperti itu,” ujar Cahyo dengan mimik kemarahan, yang akhirnya bisa diredam.
Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, yang memimpin rapat konsultasi itu seketika berhasil mengkondusifkan pertemuan yang membahas penyelesain proyek air bersih. Senin (13/6) kemarin, Wali Kota Dumai, Khairul Anwar dan Wakil Wali Kota, Agus Widayat beserta kabinetnya memenuhi rapat konsultasi Pemko Dumai-DPRD guna membahas enam item persoalan penting Dumai yang harus segera diselesaikan. Adalah di antaranya persoalan pembayaran proyek air bersih, tanah konsensi dan tanah yang disengketekan masyarakat dengan perusahaan. Persoalan lainnya, seperti molornya penetapan sekda definitif, belum dimulainya proyek lelang dan persiapan Pemko Dumai menyambut Hari Nusantara. Keenam persoalan itu tak cukup satu hari diselesaikan. (hen)

Artikel Terkait by Categories



Widget by Uda3's Blog
Bagikan

INILAH.COM

NOKIA

KURS RUPIAH HARI INI

COVER NEWS PAPER

BUKU TAMU


ShoutMix chat widget