Jalan Utama Rusak Sulit Untuk Dilalui Kendaraan
Dumai, MR
KONDISI jalan raya, yang sama sekali belum mendapatkan perbaikan, menyusul adanya kerusakan yang berlangsung cukup lama dibeberapa titik, kondisinya hingga kini tampak semakin meluas dan bertambah parah. Bahkan, saat ini selain mengalami kerusakan di jalan tersebut juga berdebu. Pantauan Media Riau seperti pada ruas Jalan Soekarno-Hatta, Jalan lintas Bukit Timah, serta Jalan Tuanku Tambusai mengalami pertambahan kerusakan, diameter lubang di jalan kian melebar dan membesar. Beberapa titik di Jalan Soekarno-Hatta, lubang yang sempat diatasi dengan cara penimbunan dengan bahan material, namun ternyata kembali mengalami kerusakan.
Kondisi seperti ini dijumpai di beberapa titik di antara Simpang Bundaran Meriam, dengan persimpangan Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar.
“Jangankan truk yang akan melintas, kita pengendara motor saja sudah sangat kesulitan menempuh titik yang berlubang,” ujar Hendri di jumpai dekat Terminal Barang Bukit Jin.
Pada lokasi ini dijumpai bekas pengerasan menggunakan bahan material. Namun, bekas lubang yang sebelumnya ditutup dengan bahan material kembali rusak dan meluas, bahkan kalau panas dari jalan rusak mengeluarkan debu.
“Kondisi seperti itu ada di depan SMA 1, beberapa titik di antara Bandara dengan Terminal Barang dan depan Depot juga parah. Kabut debu juga beterbangan disana, dan sangat mengganggu pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor,” tambah warga Dumai Timur tersebut.
Di daerah lain, di Bagan Besar misalnya, juga ditemui beberapa titip kerusakan yang rata-rata cukup parah, seperti cekungan di tengah-tengah jalan yang bersisian dengan Danau Buatan, dekat Gudang Pusri, Bagan besar.
Kondisi yang tidak jauh beda juga ditemui di badan Jalan Tuanku Tambusai dan di antara simpang empat Bukti Timah dengan Terminal AKP/AKDP di Kelakap Tujuh.
“Kita harapkan (kepada) pemerintah segera memperbaiki titik-titik yang rusak. Kondisinya sudah jauh menyulitkan warga,” tutur Budi, pengendara sepeda motor di Bukit Timah. Berjarak sekitar satu kilometer masuk ke Jalan Tuanku Tambusai, dari simpang empat Bukit Timah, dijumpai aspal pada badan jalan yang sudah hancur. “Pada lokasi ini, debu beterbangan begitu mobil-mobil melintas. Apalagi mobil-mobil bermandi debu”ungkap umpat warga” (hen)
Bagikan
KONDISI jalan raya, yang sama sekali belum mendapatkan perbaikan, menyusul adanya kerusakan yang berlangsung cukup lama dibeberapa titik, kondisinya hingga kini tampak semakin meluas dan bertambah parah. Bahkan, saat ini selain mengalami kerusakan di jalan tersebut juga berdebu. Pantauan Media Riau seperti pada ruas Jalan Soekarno-Hatta, Jalan lintas Bukit Timah, serta Jalan Tuanku Tambusai mengalami pertambahan kerusakan, diameter lubang di jalan kian melebar dan membesar. Beberapa titik di Jalan Soekarno-Hatta, lubang yang sempat diatasi dengan cara penimbunan dengan bahan material, namun ternyata kembali mengalami kerusakan.
Kondisi seperti ini dijumpai di beberapa titik di antara Simpang Bundaran Meriam, dengan persimpangan Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar.
“Jangankan truk yang akan melintas, kita pengendara motor saja sudah sangat kesulitan menempuh titik yang berlubang,” ujar Hendri di jumpai dekat Terminal Barang Bukit Jin.
Pada lokasi ini dijumpai bekas pengerasan menggunakan bahan material. Namun, bekas lubang yang sebelumnya ditutup dengan bahan material kembali rusak dan meluas, bahkan kalau panas dari jalan rusak mengeluarkan debu.
“Kondisi seperti itu ada di depan SMA 1, beberapa titik di antara Bandara dengan Terminal Barang dan depan Depot juga parah. Kabut debu juga beterbangan disana, dan sangat mengganggu pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor,” tambah warga Dumai Timur tersebut.
Di daerah lain, di Bagan Besar misalnya, juga ditemui beberapa titip kerusakan yang rata-rata cukup parah, seperti cekungan di tengah-tengah jalan yang bersisian dengan Danau Buatan, dekat Gudang Pusri, Bagan besar.
Kondisi yang tidak jauh beda juga ditemui di badan Jalan Tuanku Tambusai dan di antara simpang empat Bukti Timah dengan Terminal AKP/AKDP di Kelakap Tujuh.
“Kita harapkan (kepada) pemerintah segera memperbaiki titik-titik yang rusak. Kondisinya sudah jauh menyulitkan warga,” tutur Budi, pengendara sepeda motor di Bukit Timah. Berjarak sekitar satu kilometer masuk ke Jalan Tuanku Tambusai, dari simpang empat Bukit Timah, dijumpai aspal pada badan jalan yang sudah hancur. “Pada lokasi ini, debu beterbangan begitu mobil-mobil melintas. Apalagi mobil-mobil bermandi debu”ungkap umpat warga” (hen)

